Tampilkan postingan dengan label Info Haji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Haji. Tampilkan semua postingan

Tembus 1,7 Juta Jamaah, Antrian Haji Terus Bertambah

Diposting oleh Fera on Senin, 16 April 2012

Sejak pelaksanaan haji 2011 lalu, geliat pendaftaran haji sudah mulai terlihat ramai. Bahkan, sejak Oktober 2011 hingga 12 Maret 2012, tercatat bahwa Provinsi Jawa Timur menduduki daerah paling banyak angka pendaftarnya, yaitu 358.646 orang calon jamaah haji (CJH). Posisi selanjutnya diduduki Jawa Tengah sebesar 270.763 CJH (daftar tunggu 9 tahun), Jawa Barat sebesar 229.056 CJH (daftar tunggu 6 tahun).

Hingga tanggal 12 Maret 2012, Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat panjang antrean calon jamaah haji (CJH) mencapai 1.758.319 orang. Dari jumlah tersebut, 271.117 orang atau sekitar 15 persen diantaranya masuk daftar resiko tinggi (resti) karena berumur lebih dari 60 tahun. Demikian data yang diberikan dalam website yogyakarta.kemenag.go.id.

Sementara itu, republika.co.id-Palembang melaporkan bahwa daftar tunggu untuk calon haji di Kota Palembang, Sumatera Selatan, hingga kini cukup panjang dan sudah sampai pada tahun 2020.

"Sekarang daftar tunggu calon haji di kota ini sampai tahun 2020, bahkan sudah hampir habis," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota setempat, H Rosidin Hasan di Palembang, Jumat (27/1).

Masih dari website yogyakarta.kemenag.go.id., Kepala Bagian Siskohat Kemenag Amin Akkas beranggapan bahwa antrian haji di negeri ini terjadi karena perbandingan antara jumlah pendaftar dengan kuota dari pemerintah Arab Saudi sangat tidak sebanding. Secara umum, dia mengatakan geliat pendaftaran haji mulai naik tidak karuan pada 2008 lalu. Saat itu, antrean CJH membengkak signifikan dari 6.994 CJH pada 2007, lalu menjadi 121.287 CJH pada 2008.

Amin menjelaskan, tugas dari pemerintah saat ini adalah mengelola antrian CJH yang panjang itu. Dia mengatakan, Kemenag sudah memiliki beberapa formulasi pengelolaan CJH. Di antaranya adalah membuat daftar haji usia di atas 60 tahun atau kategori resti (resiko tinggi). “Memanfaatkan kuota tambahan untuk CJH usia lanjut, sudah menjadi terobosan,” kata dia.

Namun, menurut Amin, jumlah kursi yang dialokasikan untuk CJH resti tidak signifikan. Tahun lalu, diperkirakan kuota tambahan yang diberikan Saudi hanya bisa memangkas 3.000 sampai 4.000 CJH resti. Amin berharap, kebijakan memberangkatkan lebih dulu jamaah resti ini berlanjut untuk tahun ini. Sehingga, jamaah yang rata-rata menderita penyakit kronis seperti darah tinggi dan diabetes itu tidak lama-lama antri.

Untuk kuota haji definitif periode 2012, Amin mengatakan masih tetap seperti tahun lalu. Namun, dia mengatakan Kemenag sedang mengagendakan penandatanganan MoU dengan pemerintah Saudi. Isi dari MoU ini adalah, perubahan kuota haji untuk Indonesia. Seperti diketahui, Kuota haji Indonesia 2011 sebanyak 211 ribu kursi. Kemudian, mendapatkan tambahan kuota sebesar 10 ribu kursi.

Efek dana talangan haji

Besarnya antusiasme masyarakat untu mendaftar haji memang tidak bisa dilepaskan dari dana talangan haji yang ditawarkan pihak bank kepada mereka yang punya keinginan untuk naik haji. Terlepas dari pro-kontra kebolehan dana talangan haji ini secara fikihnya, tetapi memang dampak psikologisnya begitu besar dirasakan.

Dengan adanya dana talangan haji, orang yang pada dasarnya belum mampu melaksanakan secara dana bisa mendaftar dengan modal hutang bank. Seperti kita ketahui, syarat untuk bisa mendaftar haji dan mendapatkan nomor porsi di departemen agama yaitu menyetorkan uang sebesar 25 juta rupiah. Namun, dengan adanya hutang bank dalam bentuk dana talangan haji ini, seseorang bisa membayarkan uang pendaftaran tersebut ke departemen agama dan mencicilnya ke bank di kemudian hari.

Akibatnya bisa ditebak, mereka yang sebenarnya lebih punya kemampuan finansial menjadi terhalang keberangkatan hajinya hanya karena terlambat mendaftar dan membayarkan uang untuk nomor porsi haji. Padahal bisa jadi, keterlambatan tersebut hanya karena calon jamaah tersebut ingin menghindari hutang.

Mencari solusi dari kuota haji

Dari berita yang diturunkan oleh sindonews.com, Komisi VIII DPR mendesak Kementerian Agama (Kemenag) kembali mengajukan penambahan kuota haji pada Pemerintah Arab Saudi. Penambahan ini diperlukan mengingat antrian daftar tunggu haji sudah cukup panjang.

Menurut anggota Komisi VIII DPR Muhammad Baghowi mengatakan, masih terbuka peluang bagi Kemenag untuk mengajukan penambahan kuota haji 2012.

Jika dilihat dari ketentuan Organisasi Konferensi Islam (OKI), Indonesia seharusnya memperoleh kuota sebanyak 247.000 jamaah.

Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma mengatakan bahwa upaya penambahan jumlah kuota tidak bisa diputuskan sepihak, sebab hal itu sangat bergantung pada kebijakan pemerintah Arab Saudi. Kemenag, ujarnya, sudah berulang kali menyampaikan usulan penambahan kuota haji kepada pemerintah Arab Saudi. Namun, langkah tersebut hingga kini belum disetujui dengan alasan pemerintah Arab Saudi khawatir tidak mampu memberikan pelayanan yang baik bagi jamaah. Meski jumlah daftar tunggu haji terus membengkak, Menag tetap bersikeras menolak usulan pembatasan daftar tunggu, termasuk membatasi jamaah berisiko tinggi.

Memang, haji adalah perkara ibadah seorang manusia kepada Tuhannya. Jangan sampai akibat dari carut-marutnya sistem haji membuat antusiasme masyarakat untuk memenuhi panggilan Tuhannya menjadi terhalang. Perkara seberapa besar antrian calon jamaah haji, setiap pendaftar tentu sudah tahu risiko dan konsekuensinya.

Bagi Anda yang sudah ingin berangkat naik haji, jangan putus asa. Segera daftarkan diri Anda untuk berhaji. Siapa tahu, Anda bisa berangkat lebih dahulu, lebih cepat dari nomor yang tercantum dalam daftar antrian. Banyak contoh mereka yang bisa naik haji lebih cepat karena menggantikan jamaah sebelumnya yang berhalangan berangkat. Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Jangan putus asa. (RA)
SelengkapnyaTembus 1,7 Juta Jamaah, Antrian Haji Terus Bertambah

Agar Sedekah Haji Kita Diterima

Diposting oleh Fera on Sabtu, 14 April 2012

Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Nabi saw. bersabda, “Ketika seorang hamba berada pada waktu pagi, dua malaikat akan turun kepadanya, lalu salah satu berkata, ‘Ya Allah, berilah pahala kepada orang yang menginfakkan hartanya.’ Kemudian malaikat yang satu berkata, ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” (Muttafaq ‘Alaih).

Saya ingin sekali naik haji, tapi...saya juga tidak punya harta yang bisa disedekahkan. Jika mitra haji dan umrah sudah membaca artikel “Kisah Sekuriti Menghajikan Ibunya”, tentu mengetahui kondisi seperti ini, yang dialami oleh sang sekuriti. Ada sebuah hadits yang terkait dengan masalah ini.

Tiap muslim wajib bersedekah. Para sahabat bertanya, “Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?” Nabi Saw menjawab, “Bekerja dengan keterampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu bersedekah.” Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?” Nabi menjawab: “Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi menjawab: “Menyuruh berbuat ma’ruf.” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi Saw menjawab, “Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad)

Sedekah memang ajaib karena dengan sedekah seseorang bisa mendekatkan diri kepada Allah swt dan diterima peromohonannya. Namun, ada sedekah yang tidak memberi manfaat apa pun, bahkan membuat rugi pelakunya. Beberapa hal yang bisa membuat keutamaan sedekah menjadi “cacat” di antaranya sebagai berikut.

1. Mengungkit-ungkit pemberian atau apa yang pernah disedekahkannya

Dari Abu Dzar, ia berkata, Rasulullah saw bersabda:

“Ada tiga golongan yang tidak akan mendapat tegur sapa dari Allah swt pada hari kiamat, tidak (pula) menyucikan mereka, dan bagi mereka azab yang pedih.” Lalu, Rasulullah saw membaca ayat ke-77 dari surat Ali Imran sebanyak tiga kali.”

Abu Dzar berkata, “Tiga golongan itu akan tertipu dan merugi, wahai Rasulullah! Siapakah mereka itu?” Rasulullah menjawab, “(Yaitu), orang yang memanjangkan pakaiannya karena sombong, orang yang menyebut-nyebut pemberiannya, dan orang yang menawarkan barang dagangannya dengan sumpah palsu.” (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibnu Majah)

Adapun ayat yang dimaksud yaitu:

“Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih.” (TQS. Ali Imran: 77)

2. Bersedekah dengan harta haram

“Janganlah kamu mengagumi orang yang terbentang kedua lengannya menumpahkan darah. Di sisi Allah, ia adalah pembunuh yang tidak mati. Jangan pula kamu mengagumi orang yang memperoleh harta dari yang haram. Sesungguhnya, apabila ia menafkahkannya atau bersedekah maka tidak akan diterima oleh Allah. Dan apabila disimpan maka hartanya tidak akan berkah. Bila tersisa pun maka hartanya akan menjadi bekalnya di neraka.” (HR. Abu Dawud)

3. Bersedekah dengan barang yang buruk atau cacat

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik., dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan, janganlah kamu memilih yang buruk-buruk, lalu kamu menafkahkan darinya. Padahal, kamu sendiri tidak mau mengambilnya, melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan, ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (TQS. Al Baqarah [2]: 267)

4. Menyakiti perasaan si penerima sedekah

“Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.” (TQS. Al Baqarah [2]: 263)

5. Sombong dan ingin dipuji

“Dan, janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong), dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (TQS. Lukman [31]: 18)

Lalu, bagaimana seharusnya kita bersedekah? Nah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bersedekah, selain menghindarkan diri dari hal-hal sebelumnya.

1. Tidak menunda-nunda waktu sedekah

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata bahwa seseorang telah bertanya kepada Nabi saw., “Ya Rasulullah, sedekah yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?” Rasulullah saw. bersabda, “Bersedekah pada waktu sehat, takut miskin, dan sedang berangan-angan menjadi orang yang kaya. Janganlah kamu memperlambatnya sehingga maut tiba, lalu kamu berkata, ‘Harta untuk Si Fulan sekian, dan untuk Si Fulan sekian, padahal harta itu telah menjadi milik Si Fulan (ahli waris).” (HR. Bukhari - Muslim)

2. Mengutamakan orang yang menjadi tanggungan

Dari Abu Umamah r.a., Nabi saw. bersabda, “Wahai anak Adam, seandainya engkau berikan kelebihan dari hartamu, yang demikian itu lebih baik bagimu. Dan seandainya engkau kikir, yang demikian itu buruk bagimu. Menyimpan sekadar untuk keperluan tidaklah dicela, dan dahulukanlah orang yang menjadi tanggung jawabmu.” (HR. Muslim)

3. Mengutamakan kerabat dekat yang bersikap memusuhi

Sedekah paling afdhol ialah yang diberikan kepada keluarga dekat yang bersikap memusuhi. (HR. Ath-Thabrani dan Abu Dawud)

Nah, itulah beberapa kita yang perlu dilakukan dan dihindari pada saat bersedekah. Jangan sampai keutamaan sedekah kita menjadi hilang dan kita tidak dapat meraihnya. (RA)

Agar Sedekah Haji Kita Diterima 
SelengkapnyaAgar Sedekah Haji Kita Diterima

Pergi Haji, antara Niat dan ikhtiar

Diposting oleh Fera on Kamis, 22 Maret 2012

Sebagai seorang Muslim, menunaikan ibadah Haji adalah satu kewajiban yang teramat dinginkan oleh setiap umat islam. Terpenuhinya rukun ke lima dari rukun Islam ini, tak pelak membawa keharuan tersendiri bagi yang bersangkutan. Bukan sekedar sebuah gelar karena dipanggil Pak Haji atau Bu Haji, tapi Haji sendiri mempunyai nilai filosofi yang teramat dalam.

Haji, pada dasarnya adalah sebuah napak tilas perjalanan ketaqwaan seorang Ibrahim kepada tuhannya. Bagaimana sebuah perjalanan keimanan yang begitu penuh dengan berbagai rintangan. Bisa juga pergi haji itu sebenernya bisa disebut  wisata juga, yaitu wisata Rohani karna selain beribadah kepada Allah tapi menyambung silahturahim kepada manusianya, entah itu dengan orang yang berasal dari satu kampong, satu pulau, satu Negara bahkan beda benua yang bertemu dalam satu titik. Hanya yang  dilakukan pada waktu tertentu saja setiap tahunnya.

Namun untuk melaksanakan ibadah haji ini, memerlukan berbagai persiapan. Tidak hanya persiapan materi, tapi juga persiapan hati dan mental. Karena banyak yang secara materi sudah siap, tapi secara mental serta hatinya malah menolak. Itulah sebabnya banyak alasan yang bergulir.” Belum terpanggil, begitu alasannya. Padahal Allah memanggilnya setiap hari, lima kali dalam sehari. Sikap kita terhadap panggilan Alloh itu akan menjadi dasar panggilan Alloh selanjutnya. Maksudnya seperti ini, Sikap kita terhadap panggilan Alloh untuk sholat (Adzan), akan menjadi landasan sikap terhadap panggilan Alloh untuk berhaji atau umrah. Dan panggilan berhaji juga akan menjadi landasan sikap kita ketika menyikapi panggilan Alloh selanjutnya, yaitu kematian.

Artinya, orang yang menyikapi panggilan sholat dengan baik, segera menunaikan dan tidak menunda-nunda waktu sholat, maka Alloh juga akan memudahkan langkahnya ketika Alloh memanggilnya untuk menunaikan ibadah Haji. Dan sikapnya yang sangat antusias memenuhi panggilan Haji dari Alloh, juga akan mempermudah dirinya mencapai khusnul khotimah di akhir hidupnya.

Jadi, semua panggilan Alloh itu ternyata saling kait mengait.Jangan pernah takut atau gentar jika sudah berazzam untuk berhaji. Banyak cerita tentang orang yang miskin tapi ternyata Alloh ijabah doanya, hingga bisa bener-bener naik Haji. Masih inget tentunya cerita tentang tukang bubur yang berazzam memberangkatkan ibunya naik haji di salah Tv swasta nasional beberapa waktu silam. Padahal kalau secara akal manusia berapa sih penghasilan seorang tukang bubur setiap harinya??? Belum lagi untuk makan, berapa yang mau ditabung buat haji. Pasti akan memakan waktu yang sangat lama agar biar bisa berangkat pergi haji entah itu pergi hajinya dengan haji reguler atau ONH plus.

Man Jadda wa jadda....Siapa bersungguh-sungguh, pasti akan mendapatkan. Itu janji Alloh terhadap semua kesungguhan ikhtiar hamba-Nya. Dan hendaknya kita juga tidak membatasi rejeki yang Alloh berikan hanya karena kekurangan yang kita miliki. Karena sesungguhnya Alloh tidak hanya melihat hasil, tetapi juga proses dalam hal ini ikhtiar kita dalam menjemput apa-apa yang kita harapkan, termasuk juga keinginan untuk pergi Haji.

Saat ini banyak kemudahan yang dapat kita pergunakan sebagai jalan ikhtiar kita untuk berhaji. Kalau dahulu, orang harus menabung tanpa bisa memperkirakan kapan ia bisa berangkat haji, tapi sekarang banyak bank-bank baik konvensional ataupun syariah yang menawarkan kemudahan salah satunya adalah dana talangan haji. Program ini memberikan pinjaman kepada nasabah untuk menutupi kekurangan pembiayaan haji agar mendapatkan seat atau kursi keberangkatan dan pada saat pelunasan BPIH. terpenuhinya kebutuhan akan dana dadakan yang digunakan untuk melunasi BPIH sebagai satu persyaratan untuk mendapatkan kursi keberangkatan. Selain itu pinjaman yang diberikan pun diberikan melalui proses yang cepat dan sangat mudah.
Jangan ragu untuk menunaikan ibadah haji jika hanya karena keterbatasan kemampuan dana. Perbaiki kualitas diri dalam menjawab panggilan Illahi di setiap waktu sholat, berikhtiar dengan sungguh-sungguh dan banyak-banyaklah bershodaqoh sehingga semesta akan mendukung dan ikut mengamini doa yang terlantun.
Keterbatasan bukanlah suatu kendala, tapi adalah bagian dari perjuangan kesungguhan dalam berikhtiar. Doa juga bukan hanya rangkaian kata yang tersusun indah penuh pengharapan, tapi juga merupakan kekuatan yang akan memperkokoh azzam dan membuka pintu langit kerajaan Alloh. Dan Shodaqoh adalah sebuah investasi energi positif yang ikut menggerakan kuasa-Nya hingga dengan rahman dan rahim-Nya....Ia akan mengabulkan lantunan pengharapan di ujung ikhtiar yang sudah kita lakukan. ( fwk/2012 )


SelengkapnyaPergi Haji, antara Niat dan ikhtiar

Dampak dari Pembatasan Quota Haji

Diposting oleh Fera on Sabtu, 17 Maret 2012


Apabila quota haji plus sebanyak 17.000 orang. Pada tahun lalu quota haji plus 17.000 orang lalu mendapatkan tambahan pemerintah 6.500 orang sehingga menjadi 23.500 orang,” kata Direktur Pembinaan Haji Kementerian Agama (Kemenag), H. Kartono, kepada para wartawan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Disela sela wawancaranya. Tapi kini quota haji khusus tahun 2012-2013 sudah Habis. Setiap Hari jamaah haji khusus mendaftar diri, yang sudah mendaftar untuk tahun 2012 malah akan masuk waiting list pada tahun 2014. Oleh karena itu jika terdapat sebuah biro perjalanan Haji dan Umrah) yang menjanjikan berangkat tahun 2012 terhadap calon jamaah haji, harus hati-hati. Menginggat setiap tahun, ratusan jamaah haji bahkan ribuan tertipu oleh sebuah biro perjalanan haji yang tidak memiliki ijin haji, atau biro abal-abal. Modusnya  bermacam-macam.

Setiap tahunnya pemerintah memberikan quota haji khusus sekitar 17.000. Dan biasanya, setiap tahun pemerintah menambah quota 3000, jadi kesemuanya menjadi 20.000. Tahun 2012-2013 quota 17 sudah terpenuhi, jadi calon jamaah haji yang daftar sekarang akan masuk pada tahun 2014. terdapat informasi terkini, bahwa quota tahun 2014 tinggal 6000. Biasanya, 60.000 porsi, tidak perlu menunggu waktu lama akan segera ter-isi, karena memang animo masyarakat Indonesia terhadap haji khusus sangat tinggi.

Peminat Haji kian tahun semakin meningkat dan menumpuknya antrian haji reguler cukup panjang, antrian haji regular untuk mendaftar tahun ini kabarnya daftar tunggu sampai tahun 2020. Bisa dipastikan, kalau sekarang usianya 50 tahun, maka calon jamaah haji akan berangkat pada usia sekitar 58 tahun. Sudah tentu kondisi fisik akan semakin lemah karena usia semakin tua. Wajar, jika kemudian haji plus semakin diminti oleh sebagian besar penduduk Indonesia.


Menumpuknya antrian hingga banyak juga biro perjalanan haji tidak bisa memberangkatkan jamaah haji tapi tetap menerima jamaah dengan iming iming bisa memberangkatkan pada tahun itu juga menjadikan biro perjalanan haji plus mendapat sorotan negative dari masyarakat. Hingga  ada yang mengatakan:’’ memang namanya jamaah haji plus, yang artinya plus jauh dari masjidil haram, dan plus lagi ada yang tidak berangkat’’. keritikan yang mengelitik ini sering terdengar dari mulut jamaah haji plus yang tidak bisa berangkat karena tertipu, dan juga selama di Makkah dan Madinah tidak mendapatkan pelayanan yang bagus dan maksimal.
Maraknya biro penyelenggara haji dan umrah yang mencapai lebih dari 200 perusahaan sehingga terjadi persaingan ketat dan kadang tak sehat. “Padahal, 95 persen pengeluaran untuk penyelenggara haji plus di luar negeri seperti biaya pesawat, pemondokan, transportasi, dan katering sehingga membutuhkan dana besar untuk melakukan kerja sama dengan perusahaan Arab Saudihingga kita harus selektif untuk memilih sebuah biro perjalanan haji dan umrah, agar nantinya kita tidak merasa dirugikan. Pilihlah biro perjalanan plus terpercaya seperti muslim-tour, merupakan biro perjalan haji yang benar-benar akan memberikan pelayanan secara maksimal terhadap jamaahnya. Tips memilih biro adalah dengan memeriksa izin travel haji dan umrahnya.


Pemerintah menetapkan pada tahun 2011 Biaya daftar haji  (BPIH) plus minimal 6.500 dolar AS (sekitar Rp 62 juta) sehingga pelayanannya harus berbeda dengan haji reguler. “Untuk menekan adanya penyimpangan dari penyelenggara haji plus yang nakal, maka pemerintah sedang menggodok standar pelayanan minimum (SPM) untuk haji plus,” katanya didampingi Ketua Umum HIMPUH, H. Baluki Ahmad.

Meningkatnya jamaah yang pergi haji dikarenakan adalah para jamaah lansia yang membawa pendamping yang mau tidak mau harus menambah Quota haji. Kementerian Agama Ungkapan ini berkaitan dengan dengan pernambahan kuota calon jamaah haji lanjut usia bukan perkara mudah. Pasalnya, penambahan ini akan mengganggu kuota yang lainnya. Menurut Slamet Riyanto jika hal itu tetap akan dilakukan maka tentunya para jamaah lansia ini akan membutuhkan tenaga tambahan atau pendamping, jika hal ini terjadi akibatnya bias menyisihkan calon haji lain dalam daftar keberangkatan jamaah haji 2012 yang lain. "Kami harap  hal ini dicermati betul sehingga tak mencederai rasa keadilan bagi jemaah haji," tukasnya. (fwk / 2012)


SelengkapnyaDampak dari Pembatasan Quota Haji

Rute Perjalanan dalam melaksanakan ibadah haji

Diposting oleh Fera on Jumat, 16 Maret 2012



Artikel ini mencoba untuk memberikan penjelasan rute para jamaah haji dari Negara asal ( Indonesia ) hingga ke Tanah suci dan tempat tempat yang harus disinggahi dengan kegiatan yang dilakukan. Dengan sistem paket di Indonesia seperti Haji Reguler, Haji plus, Haji plus arbain akan membedakan jumlah hari untuk melaksanakan ibadah haji. Berikut jumlah hari yang akan dilaksanakan oleh para jamaah haji Indonesia, Haji Reguler untuk menunaikan Ibadah Haji sekitar 40 hari, dengan rincian: di Mekkah sekitar 20 hari, di Arafah dan Mina 4 hari dan di Madinah sekitar 6 hari. Haji plus arbain membutuhkan waktu sekitar 26 sampai 30 hari, Haji Plus yang Non Arbain membutuhkan waktu sekitar 19 hari.


Perjalanan dari Indonesia hingga ke Airport King Abdul Aziz, Jeddah memakan waktu kurang lebih 19 jam. Saat Tiba di Airport King Abdul Aziz jamaah haji harus melakukan pemeriksaan barang yang dibawa jamaah dan paspor, pemeriksaan paspor agar dapat stempel dan lembaran copy paspor jamaah. Setelah selesai jamaah haji dikumpulkan dan diperkenalkan dengan maktab lalu menuju ke pemondokan.

Jamaah haji istirahat di madinah almunawarah dan bisa untuk sholat dimasjid Nabawi, Disanapun kita bisa untuk membersihkan diri semisalnya untuk memotong kuku, bersih bersih semisal mandi atau berwudhu dan memakai wewangian, merapikan rambut. Selesai itu para jamaah mengenakan pakaian ihram dan jika telah siap menuju Bir Ali (Dzul Hulaifah) dengan jalan kaki selama 15 menit. Dalam perjalanan jamaah haji masing-masing mendapatkan kartu yang menunjukkan lokasi maktab dengan tulisan berbahasa Arab yang berisi identitas lokasi pemondokan dan kartu tersebut harus dibawa kemanapun jamaah pergi untuk memudahkan pencarian lokasi pemondokan jika tersesat atau minta petunjuk petugas. Ruangan yang ditempati di pemondokan sesuai dengan nomor regu. Kamar antara jamaah laki-laki dan perempuan meskipun suami-istri sekalipun hendaknya disepakati untuk dipisah karena jamaah dalam keadaan berihram. Di Masjid Bir Ali (Dzul Hulaifah). Jamaah haji berwudhu', sholat sunnah, niat ber-Umrah, berangkat menuju Mekah dengan bus selama 4-6 jam sambil membaca Talbiyah selama dalam perjalanan.

Talbiyah Singkat
Labbaykallâhumma labbayk, labbayka lâ syarîka laka labbayk. Innal hamda wanni’mata laka walmulka lasyarîka laka labbayk.
Di sini aku datang untuk memenuhi panggilan-Mu ya Allah, di sini aku datang wahai Yang Tiada sekutu bagi-Mu. Di sini aku datang untuk memenuhi panggilan-Mu ya Allah, Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.
Talbiyah Lengkap
Labbayka dzal ma’âriji labbayk. Labbayka dâ’iyan ilâ dâris salâmi labbayk. Labbayka ghaffâradz dzunûbi labbayk. Labbayka ahlat talbiyah labbayk. Labbayka dzal jalâli wal-ikrâmi labbayk. Labbayka tubdi’u walma’âdu ilayka labbayk. Labbayka tastaghnî wa yuftaqaru ilayka labbayk. Labbayka marhûban wa marghûban ilayka labbayk. Labbayka ilâhal haqqi labbayk. Labbayka dzan na‘mâi wal fadhil hasanil jamîli labbayk. Labbayka kasysyâfal kurabil ‘izhâmi labbayk. Labbayka ‘abduka wabnu ‘abdika labbayk. Labbayka yâ karîmu labbayk. Labbayka ataqarrabu ilayka biMuhammadin wa âli Muhammad labbayk. Labbayka bihajjatin wa’umratin labbayk. Labbayka wa hâdzihi ‘umratu mut’atin ilal hajji labbayk. Labbayka ahlat talbiyati labbayk. Labbayka talbiyatan tamâmuhâ wa balâhuhâ ‘alayk.

Jamaah haji bisa beristirahat di pondokan dan melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Haram melalui pintu Babus Salam. Dan melaksanakan Thawaf Qudum atau Tawaf Dukhul, yaitu thawaf pembukaan atau thawaf selamat datang yang dilakukuan pada waktu jamaah baru tiba di Mekah. Selain itu juga berdoa di Multazam, sholat sunnah di Maqom Ibrahim, sholat sunnah di Hijir ismail, sa’i atau berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah 7 kali yang diadaptasi dari peristiwa berlari-larinya Siti Hajar saat mencari air bagi putranya Nabi Ismail yang kehausan, melaksanakan Tahallul dan tanggal 8 Dzulhijjah ber-Ihram dengan niat Haji. Selanjutnya berangkat ke padang Arafah dengan bus atau jalan kaki karena menghindari kemacetan. Jarak Mekah ke Arafah sekitar 22,4 kilometer. Pada kesempatan sebelum wukuf, beberapa calon jamaah haji biasanya mengunjungi beberapa tempat penting, Bukit Tsur, Gua Hira, Jabal Nur, Jabal Rahmah, Lokasi wukuf, Lokasi Mabit dan Jamarot dalam satu hari rangkaian perjalanan.

Pada tanggal 9 Dzulhijjah jamaah haji menginap di Arafah untuk wukuf, berdiam diri sambil berdoa seharian sampai dengan Fajar Siddiq. Sesudah Maghrib atau Isya, jamaah haji berangkat menuju Muzdalifah yang berjarak 9 kilometer dari Arafah. Mabit Di Muzdalifah atau bermalam sampai lewat tengah malam. Jamaah haji harus mengumpulkan kerikil 49 atau 70 butir sebesar buku jari dan dimasukkan dalam kantong yang telah disiapkan. Dan pada tengah malamnya jamaah berangkat menuju mina sekitar 2 Km dari penginapan.

Pada Tanggal 10 Dzulhijjah tepatnya di Mina jamaah haji diseluruh dunia berkumpul dalam 1 tempat untuk melontar Jumrah Aqabah yang disebut Tahlul Awal. Bila memungkinkan jamaah pergi ke Makkah untuk Thawaf Ifadloh lalu kembali ke Mina sebelum terbenam matahari. Selanjutnya jamaah menginap di Mina. Tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah jamaah haji melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah, lalu meninggalkan Mina. Ini disebut Nafar Awwal. tanggal 13 Dzulhijjah kembali melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah dan selanjutnya meninggalkan Mina menuju Makkah yang disebut Nafar Tsani. Usai melempar jumrah kembali ke Makkah. Jarak yang harus ditempuh 8 kilometer dengan bus. Di Makkah. Melaksanakan Thawaf Ifadlah, Umrah Sunnah, Miqat dari Masjid Jiranah, Tana’im I’tiqaf, Thawaf Sunnah, ziarah ke tempat bersejarah, dan melaksanakan Thawaf Wada. Menuju Jeddah dengan bus selama 2 jam.

Di Madinatul Hujaj, Jeddah Di sana barang bawaan jamaah haji diperiksa dan ditimbang. Selain itu juga mengurus PPH. Di Bandara King Abdul Aziz. Barang bawaan jamaah haji akan diperiksa, PPH juga diperiksa, dan setelah selesai bisa naik kedalam pesawat untuk menempuh perjalanan kembali menuju Tanah Air. Demikian urutan Rute jamaah haji selama melaksanakan ibadah haji. ( fwk/2012 )



SelengkapnyaRute Perjalanan dalam melaksanakan ibadah haji

Haji Plus

Diposting oleh Fera on Kamis, 15 Maret 2012

SelengkapnyaHaji Plus

Pelayanan Kesehatan Haji 2012

Diposting oleh Fera on Senin, 12 Maret 2012

Pelayanan Kesehatan Haji 2012 akan dimulai April, atau enam bulan sebelum keberangkatan calon haji, guna memastikan kondisi kesehatan dan meminimalkan jumlah jamaah haji yang wafat di Tanah Suci.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih kepada pers di sela-sela Rapat Kerja Kesehatan Nasional Kemkes 2012 di Jakarta, Rabu (29/2).

Menurutnya, pembinaan kesehatan untuk jamaah haji akan dilaksanakan enam bulan sebelum keberangkatan, karena pada 2011, jumlah jamaah haji yang sakit dan wafat angkanya cukup banyak, mencapai 500 orang lebih.


Daftar nama calon haji, kata dia, sudah diminta di Kementerian Agama, sehingga Dinas Kesehatan sudah akan memiliki daftar nama tersebut sebelum April 2012. “Proses ini akan memberi kejelasan dan ketegasan, jika seseorang dianggap belum mampu diberangkatkan pada saat itu maka jangan dibiarkan berangkat. Termasuk jangan sampai kecolongan ada yang melahirkan di Saudi Arabia,” ungkapnya.

Seluruh jamaah haji Indonesia 2012/1433 H akan diberikan dua macam vaksin yakni Meningitis Meningococcus ACW135Y dan vaksin Influenza (Seasonal Flu), yang diberikan secara gratis. Kementerian Kesehatan akan mendistribusikan kedua jenis vaksin tersebut ke Dinas Kesehatan Provinsi di seluruh Indonesia pada Mei.“Jangan ada lagi laporan masih ada pungutan biaya yang ditarik dari calon haji, kedua vaksin yang diberikan itu semuanya gratis, tolong ini diperhatikan,” tegas Menkes.

Dikemukakan, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di tempat pelayanan kesehatan yang ditunjuk Kepala Dinas Kesehatan Provinsi atau kabupaten/kota. Vaksin Meningitis Meningococcus ACW135Y yang diberikan kepada jamaah haji dan umroh telah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta telah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia.

Pelayanan kesehatan Haji, yakni berupa pemeriksaan, perawatan dan pemeliharaan kesehatan haji agar tetap dalam keadaan sehat selama manjalankan haji dan sekembalinya ke tanah air. Periksaan dan pembinaan kesehatan jamaah haji telah dimulai sejak dini melalui puskesmas, dinas kesehatan kabupaten /kota daerah. Dengan melibatkan seluruh unsur petugas kesehatan daerah.

Kesehatan Haji dimulai pada tahun 2006, semua biaya kesehatan operasional kesehatan jamaah haji Indonesia, teknis pelaksanaan dan pembiayaan menjadi tanggungjawab dan masuk dalam DIPA Departemen Kesehatan RI tahun anggaran 2007.

Di adakannya pelayanan kesehatan untuk pembinaan kesehatan dapat diarahkan untuk mengurangi atau menghilangkan penyakit yang dideritanya sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat dilakukan tanpa kendala dikarenakan penyakit.

Tahap pelayanan sebelum berangkat haji ada tiga tahap.
  • Pemeriksaan di puskesmas sebagai tindakan selektif terhadap calon haji yang memenuhi salah satu persyaratan istitho'ah, yakni sehat lahir dan batin, yang dilakukan setelah pendaftaran haji dimulai dan sebagai syarat untuk dapat mendaftarkan diri. 
  • Pemeriksaan di Dinas Kesehatan daerah dilakukan tes kehamilan, vaksinasi meningitis meningokokus, pembinaan dan penyuluhan kesehatan, pelayanan rujukan dan pengamatan penyakit.
  • Pemeriksaan di embarkasi

Untuk Haji 2012 pelayanan kesehatan di mulai pada bulan April 2012 6 bulan sebelum keberangkatan jamaah haji ke tanah suci. Hal ini dikarenakan pembinaan kesehatan untuk jamaah haji akan dilaksanakan enam bulan sebelum keberangkatan, karena pada 2011, jumlah jamaah haji yang sakit dan wafat angkanya cukup banyak, mencapai 500 orang lebih. Hal ini dikatakan oleh Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih kepada pers di sela-sela Rapat Kerja Kesehatan Nasional Kemkes 2012 di Jakarta.

Jamaah haji 2012 akan diberikan dua macam vaksin yakni Meningitis Meningococcus ACW135Y dan vaksin Influenza (Seasonal Flu), yang diberikan secara gratis. Kementerian Kesehatan akan mendistribusikan kedua jenis vaksin tersebut ke Dinas Kesehatan Provinsi di seluruh Indonesia pada Mei.

Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di tempat pelayanan kesehatan yang ditunjuk Kepala Dinas Kesehatan Provinsi atau kabupaten/kota. Vaksin Meningitis Meningococcus ACW135Y yang diberikan kepada jamaah haji dan umroh telah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta telah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia.

Pembinaan kesehatan calon haji di lakukan secara terus-menerus sejak terdaftar sampai saat keberagkatan, yang meliputi kesehatan umum, gizi Keluarga Berencana dan menstruasi yang dikaitkan dengan ibadah haji' kesamaptaan dan aklimatisasi, sehingga calon haji dapat melakukan seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji dengan kesehatan yang optimal.
Penyediaan obat-obatan ini disesuaikan dengan pola dan jenis penyakit, serap-pakai, kondisi risiko tingga, dengan mengutamakan obat-obatan produksi dalam negeri (fwk)

SelengkapnyaPelayanan Kesehatan Haji 2012

Kekhawatiran untuk jamaah Resti ( resiko tinggi )

Diposting oleh Fera on Senin, 20 Februari 2012


Dari sebutannya kita dapat mengidentifikasi bahwa jemaah yang digolongkan jemaah risti atau jemaah resiko tinggi adalah jemaah yang memiliki kemungkinan sudah tua, sakit ataupun yang memiliki sutau penyakit tertentu yang mudah kambuh. Jauh dari keluarga yang menjaga serta harus berjibaku dengan jemaah lain dari seluruh dunia di tanah suci jelas menjadikan jemaah risti ini butuh perlindungan dan perhatian khusus jika memang ingin hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Beberapa perlakuan khusus juga sudah diberikan pemerintah untuk jemaah risti guna melindungi warganegaranya. "Mereka dilengkapi gelang khusus jamaah risti. Gunanya supaya mudah dipantau tenaga medis," kata Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA). Beliau tidak memungkiri, pada tahun-tahun sebelumnya kasus kematian jamaah haji tertinggi terjadi di pemondokan karena pantauan terhadap jamaah yang risti kurang optimal.

Tentunya melarang jemaah risti untuk pergi haji adalah suatu ketentuan yang kurang adil, karena mereka menjadi jemaah risti tentu bukan keinginan mereka melainkan sudah menjadi faktor usia maupun penyakit bawaan. Menurut Arsyad, tidak mungkin risti dilarang naik haji. Mereka sebenarnya sudah berniat haji sejak muda. ‘’Pada usia 60 tahun ongkos naik haji itu baru bisa mereka kumpulkan,” ujarnya.
Di Qatar dan beberapa negara lain, usia jemaah haji dibatasi maxsimal 60 tahun, sehingga departemen agama akan mengkaji kemungkinan tersebut bisa diterapkan di Indonesia. Ibadah haji menurut menteri bukan saja ibadah agama, namun juga merupakan ibadah fisik sehingga diperlukan fisik yang prima. "Kalau jemaah harus cuci darah secara rutin mesti harus diberangkatkan," ujar Menteri agama . Sejak prosesi Wukuf sabtu malam hingga prosesi Mabit, lempar Jumroh dan towaf serta Sai, jemaah haji Indonesia mulai berguguran. Berdasarkan laporan wakil kadaker Madinah yang bertanggung atas klinik kesehatan di Mina, dokter Barnawi spesialis paru jumlah jemaah yang  dirawat pada Senin malam meningkat drastis. Hampir 5 menit sekali terdapat jemaah haji yang dibawa ke rumah sakit darurat karena sakit. Tercatat sudah 70 orang lebih jemaah haji Indonesia dirawat di Rumah sakit ini. Sementara jumlah korban meninggal dunia pada prosesi Armina sampai dengan pukul 21.00 waktu Arab Saudi sudah mencapai 34 orang. Secara keseluruhan jumlah korban meninggal dunia sudah mencapai 141 orang.(Biantoro RRI). Banyaknya jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji. Berdasarkan pemantauan Departemen Agama, selama beberapa tahun terakhir masih ditemukan jemaah haji berangkat dalam kondisi kesehatan yang kurang memungkinkan seperti menggunakan kursi roda, dan memiliki resiko tinggi.

Ada bebrapa pendapat untuk memutuskan solusi yang tepat untuk jemaah risti salah satunya dengan memperpendek ibadah haji, pendampingan khusus selama di tanah suci, maupun fasilitas yang lebih nyaman.  Dengan memerpendek masa ibadah haji, diharapkan jamaah yang risti tidak merasa letih dan bisa segera kembali ke Tanah Air. "Ya, misalkan disiapkan satu atau dua kloter khusus jamaah risti dengan ada pendampingan,* kata Kartono. Untuk itu ada pemikiran, mungkinkah jamaah haji yang risti tersebut diperpendek masa ibadah hajinya dengan menyiapkan kloter khusus? Para jamaah itu diterbangkan belakangan dan kembali ke Indonesia lebih awal. Artinya, mereka melaksanakan ibadah haji tidak 40 hari atau 41 hari seperti jamaah haji pada umumnya. Dari semua pendapat tersebut, tanpa hanya bergantung pada pertolongan orang lain, tentunya kesadaran jemaah risti untuk menjaga dirinya sendirilah yang paling penting karena jika bukan kita sendiri dan Allah yang menjaga diri kita lalu siapa lagi. (hny)
SelengkapnyaKekhawatiran untuk jamaah Resti ( resiko tinggi )

Air Zam-Zam

Diposting oleh Fera


Banyak mungkin yang sudah mengenal air zam-zam dan mungkin pula pernah menikmati kelezatannya. Namun, sebenarnya air yang satu ini punya khasiat yang tidak kita temui dalam air lainnya. Simak artikel faedah ilmu berikut. Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz  -rahimahullah- pernah ditanya, “Apakah ada hadits shahih yang menjelaskan mengenai khasiat air zam-zam?” Beliau – rahimahullah- menjawab, “Telah terdapat beberapa hadits shahih yang menjelaskan mengenai kemuliaan air zam-zam dan keberkahannya. Dalam sebuah hadits shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut air zam-zam, “Sesungguhnya air zam-zam adalah air yang diberkahi, air tersebut adalah makanan yang mengenyangkan.”Ditambahkan dalam riwayat Abu Daud (Ath-Thoyalisiy)  dengan sanad jayyid (bagus) bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Air zam-zam adalah obat dari rasa sakit (obat penyakit).” Hadits-hadits di atas menunjukkan khasiat air zam-zam. Air tersebut bisa menjadi makanan yang mengenyangkan dan bisa pula menjadi obat penyakit. Air tersebut juga adalah air yang penuh keberkahan. Termasuk sunnah adalah meminum beberapa dari air tersebut sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena di dalam air tersebut terdapat keberkahan. Air tersebut bisa menjadi makanan yang baik dan makanan yang diberkahi. Air tersebut disyari’atkan untuk dinikmati jika memang mudah didapatkan sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Air Zam-zam yang dikenal menyimpan khasiat memiliki sisi ilmiah. Dari pandangan ilmu hidrologi, cabang ilmu geologi yang khusus mempelajari air, air ini cukup menantang untuk dianalisa.
Sumur Zam-zam yang sekarang ini kita kenal adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zam-zam termasuk kategori sumur gali atau dug water well. Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 hingga 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batupasir hasil transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.

Dibawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter lapisan yang sangat lulus air. Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zam-zam. Kedalaman 17 meter kebawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku diorit. Batuan beku jenis ini memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tapi belum laporan geologi yang menunjukkan hal itu. Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 – 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75cm denga ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.

Air zamzam setelah dianalisis melalui sinar ultraviolet menunjukkan unsurnya bebas dari racun. Kemungkinan berubah rasanya menjadi bakteri pun tidak ditemukan. Inilah air yang dapat
mengenyangkan dan menjadi oSetidaknya terdapat tujuh kandungan mineral di dalamnya. Seperti kalsium (198 mg), magnesium (43,7 mg), klorida (335 mg), belerang (370 mg), besi (0,15 mg), mangan (0,15 mg), dan tembaga (0,12 mg). hasil beberapa penelitian, komposisi air zamzam terpengaruh oleh kondisi kering. Sehingga, ketika terjadi penguapan, kandungan garamnya bertambah. Selain itu, air zamzam terbebas dari berbagai zat berbahaya.

Di antara indikasi kemukjizatan sumur Zamzam yang diberkahi ini ialah sumur ini tidak pernah sekali pun kering. Selain itu, komposisi garam dan mineralnya tetap stabil. Tidak ada seorang pun mengeluh sakit atau terganggu kesehatannya karena air Zamzam. Sebaliknya, airnya senantiasa menyegarkan dan tidak pernah terkontaminasi oleh proses kimiawi apa pun seperti yang terjadi pada air-air yang dialirkan ke kota-kota. Pada sumur-sumur biasa terjadi pertumbuhan organisme, baik hewan (bakteri) maupun tumbuhan (lumut) di dalamnya, sehingga menyebabkan air tidak bisa lagi dikonsumsi dan timbulnya berbagai masalah pada rasa dan bau. Sementara pada sumur Zamzam, tidak ditemukan keberadaan organisme apa pun. Subhanallah.(hny)
SelengkapnyaAir Zam-Zam

Update Info Haji Via Twitter dan Facebook

Diposting oleh Fera on Sabtu, 29 Oktober 2011

Saat ini sangat mudah untuk mendapatkan info atau informasi haji, dengan gadget hp yang punya akses internet kita bisa dapatkan perkembangan berita secara aktual via twitter maupun facebook.

Info berita haji sangat berguna baik bagi jamaah yang sedang melakukan ibadah di tanah suci maupun bagi keluarga yang berada di tanah air, tentunya kita tak mau ketinggalan info haji yang sangat penting bukan?

Prima Saidah menyediakan layanan update

info haji

 yang sangat lengkap secara real team dari media2 ternama di Indonesia dan dibagikan gratis dengan berlanggan di alamat:

Twitter : http://www.twitter.com/tipshaji
Facebook : http://www.facebook.com/pergi.umrah.haji


 ===== Haji, Umrah
SelengkapnyaUpdate Info Haji Via Twitter dan Facebook

Layanan Badal Haji Oleh Travel Prima Saidah

Diposting oleh Fera on Selasa, 04 Oktober 2011

HAJI BADAL yaitu menunaikan ibadah haji untuk orang lain yang telah tidak mampu lagi melaksanakan ibadah haji ataupun telah meninggal dunia. orang yang telah memunaikan ibadah haji untuk dirinya sendiri, bisa membadalkan haji untuk orang lain.

Dalil-dalil :

1. Hadist riwayat Ibnu Abbas "Seorang perempuan dari kabilah Khats'am bertanya kepada Rasulullah "Wahai Rasulullah ayahku telah wajib Haji tapi dia sudah tua renta dan tidak mampu lagi duduk di atas kendaraan apakah boleh aku melakukan ibadah haji untuknya?" Jawab Rasulullah "Ya, berhajilah untuknya" (H.R. Bukhari Muslim dll.).

2. Hadist riwayat Ibnu Abbas " Seorang perempuan dari bani Juhainah datang kepada Rasulullah s.a.w. bertanya "Rasulullah!, Ibuku pernah bernadzar ingin melaksanakan ibadah haji, hingga beliau meninggal padahal dia belum melaksanakan ibadah haji tersebut, apakah aku bisa menghajikannya?. Rasulullah menjawab "Hajikanlah untuknya, kalau ibumu punya hutang kamu juga wajib membayarnya bukan? Bayarlah hutang Allah, karena hak Allah lebih berhak untuk dipenuhi" (H.R. Bukhari & Nasa'i).

3. "Seorang lelaki datang kepada Rasulullah s.a.w. berkata "Ayahku meninggal, padahal dipundaknya ada tanggungan haji Islam, apakah aku harus melakukannya untuknya? Rasulullah menjawab "Apakah kalau ayahmu meninggal dan punya tanggungan hutang kamu juga wajib membayarnya ? "Iya" jawabnya. Rasulullah berkata :"Berahjilah untuknya". (H.R. Dar Quthni)

4. Riwayat Ibnu Abbas, pada saat melaksanakan haji, Rasulullah s.a.w. mendengar seorang lelaki berkata "Labbaik 'an Syubramah" (Labbaik/aku memenuhi pangilanmu ya Allah, untuk Syubramah), lalu Rasulullah bertanya "Siapa Syubramah?". "Dia saudaraku, Rasulullah", jawab lelaki itu. "Apakah kamu sudah pernah haji?" Rasulullah bertanya. "Belum" jawabnya. "Berhajilah untuk dirimu, lalu berhajilah untuk Syubramah", lanjut Rasulullah. (H.R. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Dar Quthni dengan tambahan "Haji untukmu dan setelah itu berhajilah untuk Syubramah". Hukum menyewa orang untuk melaksanakan haji (badal haji):


Syarat-syarat menghajikan orang lain :

1. Niyat menghajikan orang lain dilakukan pada saat ihram. Dengan mengatakan, misalnya, "Aku berniyat melaksanakan ibadah haji atau umrah ini untuk si fulan".

2. Orang yang dihajikan tidak mampu melaksanakan ibadah haji, baik karena sakit atau telah meninggal dunia. Halangan ini, bagi orang yang sakit, harus tetap ada hingga waktu haji, kalau misalnya ia sembuh sebelum waktu haji, maka tidak boleh digantikan.

3. Telah wajib baginya haji, ini terutama secara finansial.

4. Harta yang digunakan untuk biaya orang yang menghajikan adalah milik orang yang dihajikan tersebut, atau sebagian besar miliknya.

5. Sebagian ulama mengatakan harus ada izin atau perintah dari pihak yang dihajikan. Ulama Syafi'i dan Hanbali mengatakan boleh menghajikan orang lain secara sukarela, misalnya seorang anak ingin menghajikan orang tuanya yang telah meninggal meskipun dulu orang tuanya tidak pernah mewasiatkan atau belum mempunyai harta untuk haji.

6. Orang yang menghajikan harus sah melaksanakan ibadah haji, artinya akil baligh dan sehat secara fisik.

7. Orang yang menghajikan harus telah melaksanakan ibadah haji, sesuai dalil di atas. Seorang anak disunnahkan menghajikan orang tuanya yang telah meninggal atau tidak mampu lagi secara fisik. Dalam sebuah hadist Rasulullah berkata kepada Abu Razin "Berhajilah untuk ayahmu dan berumrahlah". Dalam riwayat Jabir dikatakan "Barang siapa menghajikan ayahnya atau ibunya, maka ia telah menggugurkan kewajiban haji keduanya dan ia mendapatkan keutamaan sepuluh haji". Riwayat Ibnu Abbas mengatakan "Barangsiapa melaksanakan haji untuk kedua orang tuanya atau membayar hutangnya, maka ia akan dibangkitkan di hari kiamat nanti bersama orang-orang yang dibebaskan" (Semua hadist riwayat Dar Quthni). Demikian, semoga membantu.

Kami menyediakan tenaga perwakilan di Makkah Al-Mukaromah yang siap untuk membadalkan haji dan tentunya yang membadalkan adalah orang yang telah berhaji serta mempunyai pengalaman serta ilmu Islam dalam melakukan Badal haji.

Jasa badal haji di prima saidah ini cukup hubungi 021-73888872.

Travel Umroh dan Haji Plus

Info seputar badal haji


===== Haji, Umrah

Badal Haji

Badal Haji

SelengkapnyaLayanan Badal Haji Oleh Travel Prima Saidah

Beruntung Yang Dapat "Hadiah" Porsi Haji 2011

Diposting oleh Fera on Senin, 03 Oktober 2011

1.413 Kursi Haji Dibagi-bagi

JAKARTA (RP) - Harapan masyarakat umum untuk berangkat haji lebih cepat dari antrean daftar haji tunggu (waiting list) sudah ditutup, Jumat (23/9).

Ini menyusul kebijakan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) yang sudah mengambil alih 1.413 kursi kosong jamaah haji yang tak terserap di tingkat provinsi atau daerah.

Keberadaan kursi kosong yang jadi jatah menteri ini siap dibagi-bagikan ke beberapa pihak.

Di antaranya untuk para pengawas seperti KPK dan BPS, DPD, DPR Komisi VIII sebagai mitra Kemenag, DPR non-Komisi VIII, instansi kementerian atau lembaga negara lainnya, perbankan, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, media massa, dan perorangan.

Catatan di Kemenag menyebutkan, jumlah kursi kosong itu jauh lebih kecil dibanding permintaan percepatan pendaftaran ibadah haji yang masuk. Dari data Kemenag diketahui, ada 1.100 pemohon yang mengajukan 5.009 kursi percepatan pemberangkatan ibadah haji.

‘’Semua pihak yang mengajukan kebagian. Dengan rincian yang kami tentukan tersendiri,’’ sebut Direktur Pelayanan Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Zainal Abidin Supi.

Dia terlihat menutup rapat rincian pembagian tersebut. Menurut sumber di lingkungan Kemenag, tiap tahun jatah bagi-bagi kursi haji ini paling dominan diambil anggota DPR.

Supi menuturkan, kebijakan membagikan kursi untuk mempercepat pemberangkatan ini bukan berarti jamaah berangkat haji gratis. ‘’Mereka tetap bayar BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji, red) sesuai ketentuan,’’ katanya.

Bahkan, bagi para JCH yang bisa berangkat lebih cepat ini, diimbau harus segera melunasi kekurangan BPIH.

Kebijakan menteri yang mengambil alih sisa kursi kosong ini sudah diatur dalam Undang-udang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Haji.

Upaya Menag mengambil alih kursi ini kerap menimbulkan perdebatan.

Sebab, setiap kali ditanya, Menag SDA menegaskan kursi kosong ini muncul karena kuota tambahan yang disebar kembali ke provinsi tak terserap.

Namun bagi beberapa JCH yang antre mengajukan percepatan haji di Sekretariat Sistem Informasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag, alasan menteri tadi mengada-ngada.

‘’Tak mungkin tak terserap. Di daerah saya saja antrean hajinya lebih dari lima tahun,’’ tutur salah seorang calon jamaah yang mendaftar haji yang mengantre di Siskohat.

Sebaliknya, dia menuding Kemenag pusat memang sengaja minta provinsi tak menutup seratus persen kuota yang sudah diberi tersebut. Motivasi di balik semua ini adalah, untuk menampung permintaan yang datang langsung dari orang-orang dekat menteri. Seperti anggota DPR, DPD, dan instansi pemerintah lainnya.

Terkait munculnya tudingan ini, Supi enggan berkomentar banyak. Dia hanya menegaskan, mekanisme kursi kosong ini sudah ada landasan hukumnya.

‘’Kami sudah menjalani mekanisme yang berlaku,’’ ujarnya.

Mekanisme itu adalah, memberi tambahan kuota haji ke provinsi, dan jika masih ada sisa, langsung diambil alih menteri.

‘’Hari ini (kemarin, red) menteri sudah menyetujui distribusi 1.413 kursi kosong itu,’’ katanya.

Terkait pengurusan dokumen haji, Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Ditjen PHU Kemenag Sri Ilham Lubis menuturkan, hingga kemarin sudah 199.356 paspor yang diterima tim pusat.

Dari jumlah itu, ada 185.200 paspor yang sudah dikirim ke Kedutaan Besar Arab Saudi. Dari seluruh paspor yang sudah di Kedutaan Saudi, 185.197 paspor sudah memperoleh visa haji.

‘’Paspor yang sudah divisa ini siap dikembalikan ke daerah masing-masing,’’ jelas Sri. Sebelumnya, paspor yang sudah dikembalikan ke tingkat provinsi sudah mencapai 175.976 paspor.

Kemenag menargetkan, pengurusan visa ini rampung akhir September. Sebab, hampir seluruh embarkasi sudah mulai menerbangkan jamaah menuju Saudi pertama kali pada 2 Oktober.

Sebagai catatan, pemberangkatan perdana Embarkasi Padang dilakukan pada 3 November dan di Embarkasi Banjarmasin pada 6 Oktober.

Harap Lapor
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau telah mengumumkan jumlah Jamaah Calon Haji (JCH) yang telah masuk manives Kemenag di kabupaten/kota, Jumat (23/9).

‘’Manives JCH hari ini (Jumat) diumumkan di kantor Kemenag kabupaten/kota,’’ ujar Kepala Bidang Haji dan Umrah Kemenag Riau, Aziz.Jamaah pun diminta segera melihat pengumuman manives. Bila tak masuk daftar, diminta secepatnya melapor ke kantor Kemenag.

Hal itu juga termasuk JCH yang dalam daftar manives terpisah dengan suami atau istri dan juga terpisah dari kerabat dan saudaranya yang akan bersama berangkat ke Tanah Suci.

Bagi JCH Kota Pekanbaru diberi batas waktu melapor di Kantor Kemenag sampai Senin (26/9).

‘’Batas waktu kami beri sampai 26 September,’’ kata Kepala Seksi Kemenag Kota Pekanbaru, Amattaridi.

Terkait kelompok terbang (kloter) sendiri baru rencana akan diumumkan Kemenag setelah proses manives rampung.

Berdasar informasi yang diberi Aziz, kloter secara serentak akan diumumkan Senin (26/9).

Selanjutnya Kemenag akan menyerahkan Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) kepada para jamaah tiga harisebelum berangkat ke Embarkasi Batam. Berdasar data Kemenag Riau, seorang jamaah asal Rohil batal berangkat karena sakit.(ilo/wan/jpnn)===== Haji, Umrah
SelengkapnyaBeruntung Yang Dapat "Hadiah" Porsi Haji 2011

Biaya Haji Terus Turun

Diposting oleh Fera on Jumat, 30 September 2011

Bila tren waiting list haji makin lama, maka tren biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) akan cenderung menurun. Setidaknya itu dibuktikan dengan musim haji 2010 dan 2011.

Penurunan itu terjadi karena direct cost yaitu biaya yang ditanggung jamaah turun sebab dibebankan ke indirect cost. Indirect cost dibiayai dari dana optimalisasi alias “bunga“ dari setoran awal calhaj Rp 20 juta dan Rp 25 juta yang dikelola pemerintah dalam instrumen investasi sukuk dll.

“Tren biaya haji akan lebih murah karena subsidi dari (manfaat investasi) sukuk lumayan," kata Direktur Pengelolaan Dana Haji Kemenag Achmad Djunaedi dalam pembekalan media center haji di Hotel Aquila, Jl Pasteur, Bandung, Selasa (20/9/2011).

Optimisme Djunaidi ditunjukkan dengan dua tahun berturut-turut ongkos haji (direct cost) yang menurun.

Pada 2010, biaya naik haji di kisaran Rp 31.080.000, turun Rp 700 ribuan dari tahun sebelumnya. Pada 2011, biaya haji di rerata Rp 30.771.900, turun Rp 308.700 dari biaya tahun 2010. "Jadi di masa Pak Suryadharma Ali sudah turun dua kali," ujar Djunaedi bangga.

Jamaah haji tahun ini mendapatkan subsidi (indirect cost) dari “bunga" atau dana optimalisasi setoran awal jamaah senilai Rp 7.306.062 per orang. Sedangkan tahun lalu sekitar Rp 5 juta per orang.

Indirect cost ini diwujudkan dalam bentuk pelayanan di dalam negeri antara lain biaya paspor, akomodasi dan konsumsi di embarkasi asrama haji. Juga pelayanan di Tanah Suci mulai subsidi sewa pemondokan hingga konsumsi di Madinah, Arafah dan Mina.

Sedang direct cost yang ditanggung jamaah digunakan untuk empat hal, yaitu:
1. Biaya penerbangan haji Indonesia ke Arab Saudi PP.
2. General service fee untuk Kerajaan Saudi
3. Sewa pemondokan di Makkah dan Madinah
4. Living cost (langsung diberikan pada jamaah).

Di masa depan, empat poin yang ditanggung jamaah akan berkurang.
“Suatu masa nanti akan membayar dua (poin) saja," kata Djunaedi.

Jamaah haji Indonesia tahun ini berjumlah 221 ribu dengan rincian 201 ribu jamaah haji reguler dan 20 ribu jamaah haji khusus (ONH Plus). Masa tunggu (waiting list) untuk jamaah reguler rata-rata 6 tahun sedang jamaah ONH Plus 1 tahun. Sebanyak 1,5 juta orang saat ini masuk waiting list.









Terkait:

Info Biaya Haji 2012

===== Haji, Umrah
SelengkapnyaBiaya Haji Terus Turun

Walau Biaya Haji Mahal, Jamaah Tak Peduli

Diposting oleh Fera on Rabu, 21 September 2011

Meskipun biaya haji itu harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit, hal itu tidak menyurutkan umat Islam untuk pergi haji. Bahkan, antrean untuk berhaji pun dari tahun ke tahun semakin panjang. Untuk di Indonesia saja, ada calon jemaah haji ada yang harus menunggu antara 4-11 tahun agar bisa mendapat porsi pemberangkatan haji.

Penyelenggaraan ibadah haji Indonesia dari tahun ke tahun selalu menjadi isu yang "sexy" dan menjadi perhatian umat dan khalayak ramai. Sebagai pengirim jemaah haji terbesar di dunia, maka permasalahan dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia pun semakin kompleks pula dari tahun ke tahun. Salah satu faktor kompleksnya penyelenggaraan haji Indonesia adalah profil jemaah haji Indonesia yang relatif heterogen baik dari segi usia, pendidikan, profesi maupun penguasaan tata cara manasik haji. Selain itu, ada beberapa hal yang menjadi perhatian penyelenggaraan ibadah haji itu seperti kuota jemaah haji, pemondokan, transportasi, katering, dan kesehatan jemaah haji.

Untuk penyelenggaraan ibadah haji 1432H/2011 ini, pemerintah Arab Saudi mengabulkan penambahan kuota untuk jemaah haji Indonesia sebanyak 10.000 orang sehingga total jemaah haji Indonesia yang akan diberangkatkan tahun ini mencapai 221.000 orang. "Dari total calon jemaah itu dan berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun, sebanyak 98,07 persen merupakan jemaah baru atau baru akan melaksanakan haji pertama kali,"ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Cepi Supriatna.

Tambahan kuota haji tersebut akan dialokasikan kepada jemaah haji reguler sebanyak 7.000 orang, sehingga alokasi jumlah jemaah haji reguler Indonesia tahun ini menjadi 201.000 orang. Sisanya, sebanyak 3.000 orang itu akan diperuntukkan untuk jemaah haji khusus. Sehingga total jemaah haji khusus menjadi 20.000 orang. Sebelumnya kuota haji Indonesia 2011 yang ditetapkan Organisasi Konferensi Islam yaitu sebesar 211.000. Jumlah itu dialokasikan kepada jemaah haji reguler sebanyak 194.000 orang dan haji khusus sebanyak 17.000 orang.

Pemerintah pun memutuskan lima puluh persen dari tambahan kuota sebesar 7.000 kursi untuk jemaah haji reguler untuk calon jemaah haji (calhaj) usia lanjut. Sisanya sebanyak 50 persennya lagi akan diperuntukkan untuk penggabungan dan pendampingan calon jemaah.

Menurut Direktur Pelayanan Haji Kementerian Agama Zainal Abidin Supi, jika dari 50 persen dari usia lanjut itu ternyata ada yang tidak siap, bisa karena sakit atau apa, maka Kanwil harus segera komunikasikan kepada Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu), biar bisa dibuka untuk diturunkan batas usianya. Informasi ini jangan sampaiterlambat. "Kita ingin kuota ini habis," ujar Zainal Abidin.

Zainal menjelaskan bahwa daerah harus mengutamakan dahulu calhaj yang usianya diatas 61 tahun. Jika ternyata sudah tidak ada calhaj yang usianya 61 tahun, maka bisa dilanjutkan kepada calhaj yang usianya 60 tahun ke bawah. Ia pun menerangkan bahwa kuota haji tambahan maupun yang belum terserap itu bisa pula digunakan untuk penggabungan calhaj seperti penggabungan suami-istri maupun penggabungan anak dengan orang tuanya. "Sedangkan untuk pendampingan jemaah, hal itu memang sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Agama No.11/2010," kata Zainal.( Sumber: PR )

Biaya Haji
SelengkapnyaWalau Biaya Haji Mahal, Jamaah Tak Peduli

Ongkos Naik Haji Indonesia Paling Murah

Diposting oleh Fera on Jumat, 22 Juli 2011

Kementerian Agama mengklaim ongkos naik haji (ONH) yang berlaku untuk masyarakat Indonesia lebih rendah dibandingkan negara lain seperti Malaysia. Bahkan, ONH Indonesia diklaim merupakan yang termurah di dunia.

"Kan sudah ditetapkan ongkosnya sebesar Rp30.771.900. Itu pun akan dikembalikan lagi ke jemaah sebesar US$400. Dibanding Malaysia, kita jauh lebih murah," ujar Direktur Pengelolaan Dana Haji Kementerian Agama, Ahmad Djunaidi, di Jakarta, Jumat, 22 Juli 2011.

Djunaidi menjelaskan, murahnya tarif ONH tersebut terlihat dari fasilitas yang bisa diperoleh oleh para jemaah haji. Apalagi, para jemaah haji tahun ini memperoleh kenyamanan karena jarak penginapan yang tidak jauh dari lokasi ibadah.
Fasilitas lain yang dinikmati jemaah haji adalah makan di sejumlah lokasi ibadah dari masyarakat Indonesia yang melaksanakan ibadah haji. "Makan di bandara gratis, itu di Arab Saudi," katanya.

Djunaidi mengatakan, pihaknya saat ini memang membutuhkan payung hukum untuk mengelola dana jemaah haji yang sangat besar tersebut. Hal tersebut sebagai upaya untuk menciptakan tata kelola keuangan dana haji yang lebih baik.

"Bisa dibayangkan total 1,5 juta jemaah. Dana yang terkumpul hampir Rp37,5 triliun, besar sekali itu," kata dia.

Dengan dana sebesar itu, Kemenag mengaku pihaknya mendukung jika pengelolaan dana haji yang terkumpul diserahkan ke perbankan syariah. Saat ini, 78 persen dana haji sudah dikelola oleh bank syariah dan sisanya sebesar 22 persen masih dikelola bank konvensional.

"Arahnya akan 100 persen dana dikelola oleh bank syariah. Kalau DPR tentukan itu, harus kami ikuti," ujar Djunaidi seraya menambahkan perbankan syariah selama ini hanya bermain di sektor riil.

Dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) disebutkan BPIH disetorkan ke rekening menteri melalui bank syariah dan atau bank umum nasional yang ditunjuk oleh menteri dengan mempertimbangkan nilai manfaat untuk digunakan langsung bagi belanja operasional penyelenggaraan ibadah haji. (art)


SelengkapnyaOngkos Naik Haji Indonesia Paling Murah

Seragam Jamaah Haji Adalah Batik

Diposting oleh Fera on Jumat, 27 Mei 2011

CyberNews. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada musim haji tahun 1432 H/2011, seragam nasional jamaah haji menggunakan kain batik. Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Agama untuk mempromosikan batik sebagai indentitas
Indonesia kepada dunia internasioal melalui ibadah haji.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kebumen Drs H Hartono MPdI mengatakan, dengan memakai kain batik, jelas akan menunjukkan kultur budaya orang indonesia.

"Sekaligus untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia memiliki potensi khas, yakni kain batik," ujar Drs H Hartono MPdI kepada Suara Merdeka CyberNews di Gedung Press Center, Kamis (26/5).

Motif yang dipakai yang tidak ada unsur gambar binatang maupun manusia. Sebab, kedua gambar tersebut dilarang untuk dipakai di Arab. Adapun untuk pengadaan kain batik, Kemenag telah menunjuk 21 perusahaan batik yang mendapatkan lisensi.

"Teknik pengadaan seragam batik diupayakan oleh jamaah haji. Sedangkan kami hanya memfasilitasi," ujar Hartono sambil menyebutkan kain batik seragam jamaah haji asal Kebumen dipesan di PT Bintang Terang Solo.

Berdasarkan data yang ada, jumlah jama'ah haji tahun 2011 asal Kebumen sebanyak 1.124 orang. Salah satu persiapan pemberangkatan haji yang dilakukan adalah pembuatan paspor mulai 1 Juni di Kantor Imigrasi Cilacap.

"Sebelum Ramadan semuanya diharapkan sudah selesai. Sehingga setelah itu calon jamaah haji bisa fokus persiapan mental sebelum berangkat ke tanah suci," imbuhnya.
SelengkapnyaSeragam Jamaah Haji Adalah Batik

Keajaiban Air Zam Zam

Diposting oleh Fera on Sabtu, 14 Mei 2011


Fakta dan Teror Air Zam Zam
Oleh : Ulya Hikmah SP. Lc.

Setiap tahun bahkan setiap bulan ada saja perjalanan yang dilakukan orang untuk datang ke rumah Allah di Makkah al-Mukarromah baik haji maupun umroh.

Maka tidak akan asing di telinga kita bila mendengar air zam-zam dijadikan air minuman langsung tanpa harus memasaknya terlebih dahulu, air yang siap pakai dan bisa ditemukan di mana saja di setiap sudut Masjidil Haram yang telah disediakan bagi orang-orang yang dahaga.

Lalu bagaimanakah kita sebagai ummat Islam meyakini air zam zam ini bukanlah air seperti air kebanyakan? Air ini memiliki sejarah yang sangat fenomenal bagi kita ummat Islam, melalui perjuangan Ibunda Siti Hajar, berlari-lari di antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali untuk menemukan setetes air demi anaknya Ismail a.s. ketika itu sudah kehabisan bekal yang ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim a.s. Ketika ia merasa lelah terdengar suara tangis anaknya Ismail sambil menghentak-hentakkan kakinya ke tanah kemudian dengan izin Allah SWT dari situ memancar air, akhirnya ia mengepung air tersebut dengan mengatakan zummi zummi (berkumpullah berkumpullah), yang sekarang ini kita kenal dengan nama zam zam.

Air yang tidak pernah kering meskipun di musim panas dan letaknya di tengah padang pasir, hujan yang hanya turun beberapa kali saja dalam setahun, namun tidak membuat sumur ini surut. Air sumur yang ukurannya tidak lebih dari 4x5 meter sedalam 40-an meter ini tidak berhenti mengeluarkan airnya meskipun diminum berjuta-juta orang di seluruh dunia. Tidak hanya cukup sampai disitu, air zam-zam juga dijadikan hadiah untuk sanak keluarga, jika diperhitungkan sudah berapa juta liter air tersebut diminum, akan tetapi sebanyak apa pun diambil, airnya tidak akan pernah berkurang apalagi sampai mengering, maka Maha Benarlah Allah yang telah menciptakan segala sesuatu.

Sebelumnya sumur ini pernah dihancurkan oleh Jurhum (satu kabilah dari Yaman), karena ketamakan mereka ingin menguasai sumur ini, Allah kemudian menutupnya dan menghilangkan tanda-tandanya hingga Abdul Mutalib kakek Rasulullah saw melihatnya dalam mimpi yang menjelaskan tempat sumur zam zam tersebut sehingga airnya dapat kita nikmati sampai hari ini.

Air zam zam memiliki banyak keunikan, di antaranya telah melalui proses penyaringan secara alami melalui bebatuan dan lapisan pasir, jika dilihat dari gambar satelit sumur ini tersambung dengan laut merah yang bersatu di bawah satu titik di bawah Ka’bah, maka tidak heran jika air ini tidak habis sepanjang zaman.

Kejernihan dan khasiat air ini juga mengandung mineral dan zat yang dibutuhkan tubuh, di antaranya kalsium, fosfat, magnesium dan sulfur. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang dokter dari Yokohama Jepang, ia menemukan bahwa air zam zam ini memiliki struktur yang unik dan memiliki "The true power of water" (kekuatan penyembuhan yang luar biasa). Dokter ini juga melakukan penelitian dengan menjadikan air zam zam mengkristal, lalu ia bedakan dengan air dari sumber lain. Yang terjadi adalah Kristal air zam-zam membentuk konfigurasi terindah, teratur seperti berlian yang berkilauan dan memancarkan warna-warna yang indah.

Sebelumnya Rasulullah saw sudah terlebih dahulu melakukan hal itu, ketika kembali ke Madinah dengan membawa air zam zam untuk dipercikkan kepada orang-orang yang sakit dan meminumkan airnya. Nabi saw menambahkan: "Air zam zam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail". (HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).

Diriwayatkan dalam Sahih Muslim, Nabi bertanya kepada Abu Dzarr, yang telah tinggal selama 30 hari siang malam di sekitar Ka’bah tanpa makan-minum, selain Zam zam. "Siapa yang telah memberimu makan?" "Saya tidak punya apa-apa kecuali air Zam zam ini, tapi saya bisa gemuk dengan adanya gumpalan lemak di perutku" Abu Dzarr menjelaskan, "Saya juga tidak merasa lelah atau lemah karena lapar, dan tidak menjadi kurus". Tambah Abu Dzarr. Lalu Nabi saw menjelaskan: "Sesungguhnya, Zam zam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang /mengandung gizi".

Fakta-fakta inilah yang membuat gerah dunia barat, mereka mengatakan bahwa air zam zam adalah air yang tidak sehat dan tidak layak untuk dikonsumsi dan menarik peredarannya di beberapa toko. Mereka mengatakan bahwa air zam zam sudah tercemar dan mengandung berbagai virus. Bahkan mereka meyakini bahwa air zam zam adalah air limbah yang berkumpul dibawah ka’bah, karena posisi sumur zam zam berada di tempat yang paling rendah di kota Makkah.

Hal semacam ini bukan untuk yang pertama kali dilakukan oleh dunia barat untuk menanamkan keragu-raguan pada setiap Muslim bahwa air zam-zam tidak layak untuk diminum. Pada tahun 1971 kerajaan Arab Saudi sudah pernah mengirim sampel air zam zam ke sebuah laboratorium di Eropa untuk menguji kelayakannya sebagai air minum.

Pengambilan sampel ini dilakukan oleh seorang Insinyur kimia yang bernama Muinuddin Ahmad dari Departemen Pertanian dan Irigasi Kerajaan Saudi Arabia. Itu adalah kali pertamanya ia melihat sumur zam zam dengan mata kepalanya secara langsung, ia berhadapan dengan sesuatu hal yang luar biasa, bukanlah perkara yang mudah baginya untuk percaya tentang keberkahan air ini yang ukuran sumbernya sangat kecil akan tetapi mampu memenuhi jutaan gallon air setiap tahun bahkan setiap hari.

Suatu hal yang sangat menakjubkan terjadi adalah saat ia masuk ke dalam sumur zam zam ternyata sumur ini tidak memiliki lobang mata air, lalu dari mana kah datangnya? Hal ini membuatnya menjadi penasaran sehingga ia berinisiatif untuk mengeringkan sumur zam zam dengan cara menyedot dengan pompa yang besar untuk mengetahui dari mana sumber air tersebut datangnya.

Akan tetapi air tersebut tidak pernah susut atau berkurang walau sedikit pun, bahkan ia merasakan bahwa pasir-pasir yang ada didasar sumur zam zam terus bergerak sesuai dengan kekuatan pompa besar yang menyedot air tersebut. Ternyata sebanyak apapun air yang disedot maka sebanyak itu pula lah air yang datang untuk menggantikannya. Sebab itulah air zam zam tidak pernah berkurang sedikit pun dari ukurannya walau disedot sebesar apapun.

Gagalnya usaha dunia barat untuk menanamkan karaguan pada mu’jizat air zam zam setelah beberapa laboratorium di Eropa menyatakan kalau air zam zam itu layak untuk diminum. Bahkan dunia sudah mengakui bahwa air zam zam layak untuk dikonsumsi tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Namun kini Inggris kembali mengumumkan kalau air zam zam tidak layak untuk dikonsumsi dengan alasan yang sama.

Sebagai seorang muslim tentu saja kita tidak akan bisa menerima hal ini dengan mudah melainkan harus diteliti terlebih dahulu apa tujuan Inggris kembali mengumumkan hal ini. Penulis adalah: Alumni Fakultas Dirasat Islamiyah Wal Arabiyah Jurusan Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar Cairo Mesir dan Staff pengajar Yayasan Islam Haji Masri Darul Ilmi Murni Namorambe.
SelengkapnyaKeajaiban Air Zam Zam

Provider Visa Haji dan Umroh

Diposting oleh Fera on Minggu, 01 Mei 2011

Salah satu mitra travel haji dan umroh adalah provider visa, provider visa inilah yang menyediakan visa untuk jamaah yang setiap bulannya hampir mencapai 50.000 dokumen yang dikeluarkan kedutaan arab saudi di indonesia.
SelengkapnyaProvider Visa Haji dan Umroh

Manfaat Vaksin Meningitis

Diposting oleh Fera on Jumat, 29 April 2011

JAKARTA, KOMPAS.com - Menunaikan ibadah haji tidak cukup hanya menyiapkan mental dan finansial saja. Lebih dari itu calon jemaah haji seharusnya juga menyiapkan fisiknya agar siap menghadapi cuaca dan penularan penyakit.

Salah satu caranya adalah dengan melakukan vaksinasi. Vaksin meningitis adalah vaksin wajib yang harus dilakukan calon jemaah haji untuk melindungi risiko tertular meningitis meningokokus, suatu infeksi yang terjadi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang dan keracunan darah.

"Meningitis adalah penyakit serius dengan angka kematian tinggi. Bakteri ini sebenarnya tidak ada di Indonesia tapi untuk orang yang akan bepergian ke negara lain terutama ke daerah endemi, harus divaksin," kata dr.Samsuridjal Djauzi, Sp.PD, dalam acara media edukasi Mari Lindungi Bangsa, Cegah Meningitis di Jakarta, Rabu (27/4/2011).

Daerah endemik meningitis meningokokus antara lain Afrika, Amerika Utara, Amerika Latin, dan Selandia Baru. "Selama melakukan ibadah haji, kita akan bertemu dengan orang dari berbagai negara yang mungkin saja menjadi pembawa atau carrier bakteri meningitis," katanya.

Orang yang bepergian ke luar negeri membawa risiko menularkan meningitis kepada orang lain yang akhirnya dapat menularkan kepada populasi yang lebih besar. "Bila tidak dilakukan pencegahan dari sekarang, bisa saja suatu saat nanti penyakit ini mencapai tahap endemik di Indonesia," paparnya.

Meningitis meningokukus disebabkan oleh lima tipe bakteri atau serogrup A,B,C,Y, dan W-135. "Penularannya melalui butiran ludah yang menempel di mukosa lalu masuk ke peredaran darah dan selaput otak," kata dokter yang menjadi wakil ketua komite penasihat ahli imunisasi nasional ini.

Bahkan, berada dalam waktu lama dengan seseorang yang menjadi pembawa bakteri ini dapat meningkatkan risiko terinfeksi bakteri itu sampai 800 kali. Kebanyakan kasus penyakit ini juga terjadi pada orang-orang yang sebelumnya sehat.

Gejala meningitis yang utama adalah nyeri kepala, leher kaku, kulit kemerahan, kesadaran menurun dan kejang-kejang. "Pada awalnya penyakit ini hanya menimbulkan gejala ringan mirip flu namun dengan cepat bisa menjadi berat," kata Prof.Heinz-Josef Schmitt, dari Novartis Global dalam kesempatan yang sama.

Vaksinasi meningitis sebaiknya dilakukan minimal 10 hari sebelum keberangkatan. "Kurang dari itu sistem antibodi tidak bisa terbentuk sempurna," kata Samsuridzal.
SelengkapnyaManfaat Vaksin Meningitis

Buku Haji dari Masa ke Masa

Diposting oleh Fera on Kamis, 28 April 2011

REPUBLIKA.CO.ID, Sewaktu berangkat ke Tanah Suci, seorang jamaah masih menyimpan rasa waswas tentang hiruk-pikuk melontar jumrah. Benak dia masih dipenuhi cerita-cerita tragedi Mina yang menelan banyak korban.

Ia belum menerima pembaruan informasi tentang kondisi Mina. ‘’Lega rasanya, begitu pelaksanaan lontar jumrah, ternyata nyaman, tanpa perlu berdesak-desakan,’’ ujar jamaah itu.

Jamaah lain, banyak yang protes karena mereka harus mandi di atas lubang WC. Mereka lantas menganggap pondokan mereka tak layak. Padahal, model kamar mandi di pondokan-pondokan di Makkah ya memang begitu.

Cerita-cerita seperti itu, tentu bertumpuk di Kementerian Agama (Kemenag) lewat laporan-laporan petugas haji. Karena itu, dalam focus discussion group (FGD) untuk membahas mock up buku Haji dari Masa ke Masa, Selasa (26/4) sore, muncul usulan-usulan perlunya memperbanyak cerita tentang kondisi terbaru di Tanah Suci.

‘’Kemenag memiliki informasi yang relatif utuh dari masa ke masa, kalau jamaah calon haji membaca buku ini tentu akan memiliki perspektif yang utuh tentang pelaksanaan haji,’ ujar Dirut Balai Pustaka Zaim Uchrowi. Karena itu, Zaim menyarankan agar buku ini menambah cerita tentang tantangan operasional dalam pengorgansiasian jamaah.

Mock up buku Haji dari Masa ke Masa disiapkan oleh tim di Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag. Tim yang diketuai Ali Rokhmad itu sudah bekerja sejak Maret 2010 untuk mengumpulkan berbagai informasi dan foto-foto. Mereka bahkan harus berburu koleksi paspor haji di masa kolonial ke Surabaya.

Beberapa tokoh diundang dalam focus discussion group (FGD) itu untuk mendapatkan masukan tentang akurasi fakta-fakta maupun penilaian tentang isi dan desain buku. Beberapa tokoh yang diundang antara lain mantan menteri agama Maftuh Basyuni, mantan sekjen PWI Parni Hadi, Dirut Balai Pustaka Zaim Uchrowi, Dirut LKBN Antara Ahmad Mukhlis Yusuf, wartawan Republika Alwi Shahab, dan sejarawan/penulis buku Berhaji di Masa Kolonial Dien Madjid.

‘’Kalau dapat sambutan positif dari publik, kita akan terjemahkan ke dalam Bahasa Arab dan Bahasa Inggris,’’ ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Abdul Ghafur Djawahir, selaku penanggung jawab penyusunan buku ini.
SelengkapnyaBuku Haji dari Masa ke Masa