Tampilkan postingan dengan label kuota haji 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuota haji 2012. Tampilkan semua postingan

Tembus 1,7 Juta Jamaah, Antrian Haji Terus Bertambah

Diposting oleh Fera on Senin, 16 April 2012

Sejak pelaksanaan haji 2011 lalu, geliat pendaftaran haji sudah mulai terlihat ramai. Bahkan, sejak Oktober 2011 hingga 12 Maret 2012, tercatat bahwa Provinsi Jawa Timur menduduki daerah paling banyak angka pendaftarnya, yaitu 358.646 orang calon jamaah haji (CJH). Posisi selanjutnya diduduki Jawa Tengah sebesar 270.763 CJH (daftar tunggu 9 tahun), Jawa Barat sebesar 229.056 CJH (daftar tunggu 6 tahun).

Hingga tanggal 12 Maret 2012, Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat panjang antrean calon jamaah haji (CJH) mencapai 1.758.319 orang. Dari jumlah tersebut, 271.117 orang atau sekitar 15 persen diantaranya masuk daftar resiko tinggi (resti) karena berumur lebih dari 60 tahun. Demikian data yang diberikan dalam website yogyakarta.kemenag.go.id.

Sementara itu, republika.co.id-Palembang melaporkan bahwa daftar tunggu untuk calon haji di Kota Palembang, Sumatera Selatan, hingga kini cukup panjang dan sudah sampai pada tahun 2020.

"Sekarang daftar tunggu calon haji di kota ini sampai tahun 2020, bahkan sudah hampir habis," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota setempat, H Rosidin Hasan di Palembang, Jumat (27/1).

Masih dari website yogyakarta.kemenag.go.id., Kepala Bagian Siskohat Kemenag Amin Akkas beranggapan bahwa antrian haji di negeri ini terjadi karena perbandingan antara jumlah pendaftar dengan kuota dari pemerintah Arab Saudi sangat tidak sebanding. Secara umum, dia mengatakan geliat pendaftaran haji mulai naik tidak karuan pada 2008 lalu. Saat itu, antrean CJH membengkak signifikan dari 6.994 CJH pada 2007, lalu menjadi 121.287 CJH pada 2008.

Amin menjelaskan, tugas dari pemerintah saat ini adalah mengelola antrian CJH yang panjang itu. Dia mengatakan, Kemenag sudah memiliki beberapa formulasi pengelolaan CJH. Di antaranya adalah membuat daftar haji usia di atas 60 tahun atau kategori resti (resiko tinggi). “Memanfaatkan kuota tambahan untuk CJH usia lanjut, sudah menjadi terobosan,” kata dia.

Namun, menurut Amin, jumlah kursi yang dialokasikan untuk CJH resti tidak signifikan. Tahun lalu, diperkirakan kuota tambahan yang diberikan Saudi hanya bisa memangkas 3.000 sampai 4.000 CJH resti. Amin berharap, kebijakan memberangkatkan lebih dulu jamaah resti ini berlanjut untuk tahun ini. Sehingga, jamaah yang rata-rata menderita penyakit kronis seperti darah tinggi dan diabetes itu tidak lama-lama antri.

Untuk kuota haji definitif periode 2012, Amin mengatakan masih tetap seperti tahun lalu. Namun, dia mengatakan Kemenag sedang mengagendakan penandatanganan MoU dengan pemerintah Saudi. Isi dari MoU ini adalah, perubahan kuota haji untuk Indonesia. Seperti diketahui, Kuota haji Indonesia 2011 sebanyak 211 ribu kursi. Kemudian, mendapatkan tambahan kuota sebesar 10 ribu kursi.

Efek dana talangan haji

Besarnya antusiasme masyarakat untu mendaftar haji memang tidak bisa dilepaskan dari dana talangan haji yang ditawarkan pihak bank kepada mereka yang punya keinginan untuk naik haji. Terlepas dari pro-kontra kebolehan dana talangan haji ini secara fikihnya, tetapi memang dampak psikologisnya begitu besar dirasakan.

Dengan adanya dana talangan haji, orang yang pada dasarnya belum mampu melaksanakan secara dana bisa mendaftar dengan modal hutang bank. Seperti kita ketahui, syarat untuk bisa mendaftar haji dan mendapatkan nomor porsi di departemen agama yaitu menyetorkan uang sebesar 25 juta rupiah. Namun, dengan adanya hutang bank dalam bentuk dana talangan haji ini, seseorang bisa membayarkan uang pendaftaran tersebut ke departemen agama dan mencicilnya ke bank di kemudian hari.

Akibatnya bisa ditebak, mereka yang sebenarnya lebih punya kemampuan finansial menjadi terhalang keberangkatan hajinya hanya karena terlambat mendaftar dan membayarkan uang untuk nomor porsi haji. Padahal bisa jadi, keterlambatan tersebut hanya karena calon jamaah tersebut ingin menghindari hutang.

Mencari solusi dari kuota haji

Dari berita yang diturunkan oleh sindonews.com, Komisi VIII DPR mendesak Kementerian Agama (Kemenag) kembali mengajukan penambahan kuota haji pada Pemerintah Arab Saudi. Penambahan ini diperlukan mengingat antrian daftar tunggu haji sudah cukup panjang.

Menurut anggota Komisi VIII DPR Muhammad Baghowi mengatakan, masih terbuka peluang bagi Kemenag untuk mengajukan penambahan kuota haji 2012.

Jika dilihat dari ketentuan Organisasi Konferensi Islam (OKI), Indonesia seharusnya memperoleh kuota sebanyak 247.000 jamaah.

Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma mengatakan bahwa upaya penambahan jumlah kuota tidak bisa diputuskan sepihak, sebab hal itu sangat bergantung pada kebijakan pemerintah Arab Saudi. Kemenag, ujarnya, sudah berulang kali menyampaikan usulan penambahan kuota haji kepada pemerintah Arab Saudi. Namun, langkah tersebut hingga kini belum disetujui dengan alasan pemerintah Arab Saudi khawatir tidak mampu memberikan pelayanan yang baik bagi jamaah. Meski jumlah daftar tunggu haji terus membengkak, Menag tetap bersikeras menolak usulan pembatasan daftar tunggu, termasuk membatasi jamaah berisiko tinggi.

Memang, haji adalah perkara ibadah seorang manusia kepada Tuhannya. Jangan sampai akibat dari carut-marutnya sistem haji membuat antusiasme masyarakat untuk memenuhi panggilan Tuhannya menjadi terhalang. Perkara seberapa besar antrian calon jamaah haji, setiap pendaftar tentu sudah tahu risiko dan konsekuensinya.

Bagi Anda yang sudah ingin berangkat naik haji, jangan putus asa. Segera daftarkan diri Anda untuk berhaji. Siapa tahu, Anda bisa berangkat lebih dahulu, lebih cepat dari nomor yang tercantum dalam daftar antrian. Banyak contoh mereka yang bisa naik haji lebih cepat karena menggantikan jamaah sebelumnya yang berhalangan berangkat. Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Jangan putus asa. (RA)
SelengkapnyaTembus 1,7 Juta Jamaah, Antrian Haji Terus Bertambah

Mengenang Musibah haji

Diposting oleh Fera on Jumat, 10 Februari 2012

Memang benar, Ibadah Haji adalah salah satu rukun Islam yang paling banyak mengandung risiko. Dalam ibadah ini, selain jemaah dituntut untuk merelakan pengorbanan waktu, fisik, mental, dan harta, jemaah juga harus dihadapkan pada banyak risiko kesehatan, keamanan, bahkan keselamatan di perjalanan maupun tempat tujuan.

Berikut ini adalah sedikit kisah tentang beberapa musibah yang pernah dialami jemaah haji baik dalam perjalanan, di pemondokan, maupun saat melaksanakan ibadah.

Tentu dengan cerita tragedi yang pernah terjadi, jemaah tidak akan surut kerinduannya untuk menjadi tamu Allah, melainkan akan semakin tawakal, mendekatkan diri pada Allah, waspada dan berhati-hati saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Jemaah haji tak perlu khawatir lagi karena pemerintah Arab Saudi telah melakukan banyak perluasan pada areal lokasi ibadah dan meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi para tamu Allah. Panitia haji Indonesia pun semakin memperbaiki kualitas layanan.

1. 4 Desember 1974. Pesawat Martinair Penerbangan 138 milik maskapai Belanda jenis Douglas DC8 yang disewa Garuda Indonesian Airways bagi jemaah haji asal Surabaya menabrak gunung Kanya Sapta di sebelah timur Kolombo di ketinggian 4.355 kaki tak lama sebelum mendarat Bandara Bandaranaike Kolombo, Sri Lanka. Menyebabakan 191 korban tewas, yang terdiri dari 182 jamaah haji Indonesia yang dalam perjalanan menuju Jeddah dan 9 awak pesawat.
2. Desember 1975: 200 jamaah tewas di dekat kota Makkah setelah sebuah pipa gas meledak dan membakar sepuluh tenda.
3. 15 November 1978. Pesawat Haji DC-8 Icelandic Loftleider dari maskapai Eslandia yang dicarter Garuda bagi jemaah kloter Kalimantan Selatan berpenumpang 249 orang dengan awak pesawat 13 orang dari Jeddah dengan tujuan Surabaya, jatuh di Kolombo, Sri Lanka. Sebanyak 175 jemaah haji dan 7 awak pesawat tewas dalam kecelakaan itu. Penerbangan itu merupakan penerbangan pertama fase kedua pemulangan jemaah haji ke tanah air.
4. 4 Desember 1979. Sebanyak 153 jamaah tewas dan 560 lainnya terluka setelah petugas keamanan Arab Saudi yang dibantu tentara Perancis membebaskan Masjidil Haram yang disandera kelompok militan selama dua minggu.
5. 31 Juli 1987. Sebanyak 402 jamaah tewas, 275 di antaranya dari Iran, setelah ribuan jamaah Iran yang melakukan demonstrasi mendapat perlawanan fisik dari keamanan Arab Saudi. Akibat dari insiden hubungan diplomatik dua negara putus, yang akhirnya tidak mengirimkan jamaahnya ke Makkah hingga tahun 1991.
6. 10 Juli 1989. Seorang jemaah haji tewas dan 16 terluka akibat penembakan di dalam Masjidil Haram oleh 16 orang Kuwait.
7. 15 Juli 1989. Sebanyak lima jemaah haji asal Pakistan tewas dan 34 lainnya terluka akibat insiden penembakan oleh sekelompok orang bersenjata di pemondokan mereka di Makkah.
8. 2 Juli 1990. Tragedi Terowongan Mina. Sebanyak 1.426 jemaah haji tewas, kebanyakan dari Asia, akibat terperangkap di dalam terowongan Mina. Mereka tewas akibat berdesakan, terdorong, terinjak dan kekurangan oksigen.
9. 24 Mei 1994. Tragedi Mina terjadi lagi meski dalam skala lebih kecil. Sebanyak 270 jemaah tewas akibat saling dorong dan injak di Mina.




10. 7 Mei 1995. Tiga orang jemaah tewas akibat kebakaran di Mina.
11. 15 April 1997. Sebanyak 343 jemaah tewas kehabisan oksigen dan 1.500 lainnya terluka karena terjebak dalam kebakaran tenda di Mina.
12. 9 April 1998. Sebanyak 118 jemaah tewas karena berdesak–desakkan saat pelaksanaan lontar jumrah.
13. 5 Maret 2001. Sebanyak 35 jemaah tewas serta puluhan lainnya luka – luka karena berdesak – desakan di Jammarat.
14. 11 Februari 2003. Sebanyak 14 jemaah tewas di Jumrotul Mina. Enam orang di antaranya adalah kaum wanita.
15. 1 Februari 2004. Sebanyak 251 jemaah tewas selama pelaksanaan lontar jumrah.
16. 23 Januari 2005. Sebanyak 29 jemaah tewas akibat banjir terburuk dalam 20 tahun terakhir di Madinah.
17. 5 Januari 2006. Sebanyak 76 jemaah tewas akibat runtuhnya sebuah penginapan al-Rayahin di jalan Gaza, sekitar 200 meter sebelah barat Masjidil Haram.
18. 12 Jan 2006. Sedikitnya 345 jamaah tewas di Jammarat selama pelaksanaan lontar jumrah. Mereka tewas karena saling berdesak–desakkan di pintu masuk sebelah utara lantai dua Jammarat.
19. 1 November 2011. Dua orang Inggris tewas dalam insiden bus yang membawa 30 jemaah asal Inggris terbakar di Expressway Haramain Jeddah. Bus terbakar karena mesin panas.
20. 22 November 2011. Kasus kemalingan telepon selular dan jam tangan yang terjadi di pemondokan Hotel Markaz Elyas kamar 641 Madinah menimpa tiga jamaah dari kloter 47 SOC (embarkasi Solo). Mereka mendapat ganti rugi dari pihak majmuah.
21. 22 November 2011 Seorang ibu berusia 56 tahun mengalami pelecehan seksual di dalam lift. Pelakunya orang Somalia karyawan hotel tempat ia menginap. Kala itu rombongan korban telah berangkat berziarah ke Kota Nabi. Karena ibu tersebut kurang enak badan, dia memutuskan tidak ikut dan tinggal sendiri di pemondokan.

[rg@2012]


===== ONH Plus, Umrah
SelengkapnyaMengenang Musibah haji

Perlengkapan Haji dan Manasik: Apa Saja dan Dimana Bisa Dibeli?

Diposting oleh Fera on Senin, 30 Januari 2012


Menunaikan ibadah haji memerlukan persiapan yang sungguh-sungguh. Selain mempersiapkan fisik Anda juga wajib menyiapkan diri dengan membekali diri memalui latihan manasik haji agar selama menjalankan ibadah haji Anda tidak mengalami kebingungan dan kesalahan. Bukankah menjadi habrur dapat dicapai dengan melaksanakan ibadah haji secara benar dan lengkap?

Yang tak kalah pentingnya adalah menyiapkan perlengkapan haji. Sudah tahukan Anda apa saja yang perlu dibawa dan dipakai selama menunaikan ibadah haji? Yang jelas, Anda perlu membawa kain ikhrom, pakaian ikhrom, sepatu, sandal, mukena, sajadah, masker, handuk, dan lain-lain.

Stelan pakaian ikhrom lengkap biasanya terdiri dari:
Atasan bahan katun polos
Bawahan bahan katun polos
Bergo / kerudung bahan katun polos
Sarung tangan bahan katun polos
Kantung batu bahan katun polos

Untuk alas kaki, Anda bisa menggunakan sandal jepit kuat. Lebih disarankan menggunakan sepatu sandal yang lentur, pas ukurannya. Bila Anda membeli alas kaki baru, cobalah untuk memakainya terlebih dahulu selama sebulan-dua bulan. Mengapa? Hal itu untuk meningkatkan kelenturan alas kaki. Sebab, alas kaki yang masih keluar dari kardusnya relatif masih keras dan cenderung membuat lecet.

Perlengkapan lain yang perlu Anda siapkan adalah:
  • Celana panjang daleman untuk wanita
  • Celana panjang daleman untuk wanita
  • Kaus dalem dengan kantung uang untuk pria dan wanita
  • Jilbab Minang
  • Handuk haji (kecil)
  • Bantal tiup
  • Kantong minum untuk membawa air mineral
  • Mukena
  • Ikat Pinggang yang wajib dikenakan calon Jama'ah haji pria sebagai kelengkapan dalam mengenakan kain Ihram 
Untuk kegiatan manasik haji anak-anak Anda bisa menyiapkan ihram anak dari bahan katun, dingin, menyerap keringat dan nyaman dikenakan anak-anak pada saat manasik haji. Tersedia ukuran S,M,L,XL untuk anak-anak mulai play group sampai dengan SD kelas II. Perlu juga membeli perangkat lengkap dengan jilbab dan kantung batu.

Dimana belinya? Sangat mudah. Klik www.google.co.id dan tuliskan kata kunci: “jual perlengkapan haji dan manasik.” Selamat belanja....

[ayb@2012]

===== ONH Plus, Umrah
SelengkapnyaPerlengkapan Haji dan Manasik: Apa Saja dan Dimana Bisa Dibeli?

Kuota calon Jamaah haji habis, Calo Pun Berkeliaran

Diposting oleh Fera on Kamis, 19 Januari 2012

===== ONH Plus, Umrah


Quota Haji 2012 di banyak kota sudah habis. Di kota Tangerang, tak ada lagi sisa kuota Jamaah Haji untuk pemberangkatan tahun 2012 ini hingga tahun 2018. Bahkan, Kuota jemaah haji 2019 (tujuh tahun lagi!) diperkirakan bakal ludes di pertengahan tahun ini. Setiap harinya pendaftar calon Jamaah Haji mengantri di kantor pendaftaran sebanyak 70-100 orang. Bahkan di hari tertentu bisa mencapai 400 orang seperti dituturkan Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang, Zaenal Arifin, kepada salah satu media.
Di kota lain, jember di Jawa Timur misalnya, kuota bahkan sudah memasuki ke tahun 2010 karena kuota calon jamaah haji 2019 sudah ludes.

Dalam kondisi semacam itu, ada saja orang-orang yang mencoba mencari kesempatan untuk mengeruk kepentingan pribadi. Calo-calo pun merapat kepada calon jemaah haji yang tidak memiliki kesabaran yang cukup. Modus yang biasa dilakukuan oleh calo adalah dengan menjanjikan bantuan agar bisa “menyelipkan” nama calon jemaah haji  di urutan atas agar bisa selekasnya bisa berangkat menunaikan ibadah haji. Tidak sedikit yang termakan bujuk rayu itu.

Untuk menghindari penipuan semacam itu, calon jemaah haji selalu dihimbau untuk berhubungan dengan pihak penyelenggara haji resmi dan terdaftar.

Bagi mereka yang diberi rejeki memadai, mengikuti ibadah haji  plus bisa dijadikan solusi terbaik untuk memangkas antrean di jalur jemaah haji regular. Namun, kalau kita tilik dari kondisi antrean calon jemaah haji 2011 lalu, tidak sedikit calon jemaah haji yang gagal berangkat. Artinya, calon jemaah haji 2011 pastilah akan mengantre untuk keberangkatan di tahun 2012 ini.

Travel Prima Saidah yang sudah berpengalaman bertahun-tahun memberangkatkan jemaah haji menyediakan Paket Haji Plus Terencana Hanya Rp 52 juta saja. Harga Biaya Haji ONH Plus Mulai $ 7500 dengan uang muka Haji Rp. 10.100.000,- dan biaya Pemesanan Kuota Haji Plus 2012/2013  sebesar $4000.

Untuk Konsultasi Dan Pendaftaran Anda dapat menghubungi travel Prima Saidah (Farida Ningsih) di nomor  021-73888872, 021-7372864, 0812-98-570855.

[ayb@2012]
SelengkapnyaKuota calon Jamaah haji habis, Calo Pun Berkeliaran