Tampilkan postingan dengan label objek wisata dalam negeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label objek wisata dalam negeri. Tampilkan semua postingan

Wisata liburan Keluarga di Jakarta

Diposting oleh Fera on Kamis, 02 Februari 2012

Pengen nyenengin anak di saat liburan??? Udah pasti setiap orang tua pengennya seperti itu. Apalagi moment liburan akhir tahun, moment yang ditunggu-tunggu sama anak-anak. Untuk yang berkocek lebih sih, no problemo....mau kemana juga hayuk aja....Tapi buat yang cuma "ngepas", heheheh "ngepas buat bayar rumah", "ngepas buat bayar sekolah"....harus mikir 2-3x untuk milih tempat liburan yang "ngepas" juga di kantong.
Coba deh baca review saya, kali aja bisa jadi referensi untuk liburan yang murah meriah. Tempat ini cocok banget buat anak-anak yang suka lari-larian,dan dijamin pulang ke rumah langsung tidur pules gara-gara kecapekan.

Tempat wisata ini terletak di Jakarta Selatan, tepatnya di Ragunan. Yup, bener banget....saya lagi cerita tentang Kebun Binatang Ragunan. Karena jaraknya yang lumayan jauh dari rumah saya, kami sekeluarga sepakat berangkat pagi-pagi. Jam 6 tepat, anak-anak sudah siap, bekal pun dah tinggal diangkut. Jam 6.15  meluncurlah kami sekeluarga dengan armada taksi Burung biru itu. Agaknya lalu lintas pagi masih bersahabat dengan kami, atau karena masih dalam suasana liburan...jalanan begitu lenggang, hingga akhirnya kami tiba di Ragunan jam 7.15. Pagi itu, Ragunan masih sepi. Hanya segelintir orang yang lalu lalang berlari pagi dan bersepeda. Para pedagang pun, masih menutupi dagangannya dengan terpal. Hiks, kayaknya kami kepagian....jangan-jangan loketnya juga belum buka. Huaaaa, malu deh....masak mau bangunin si "Amang"....xixixiix Sampai di loket, ternyata petugasnya masih sarapan. Tapi akhirnya, dia meninggalkan sarapannya dan melayani pembelian tiket kami. Tiket kami beli seharga Rp. 4000/org. Masuk gerbang, petugas yang biasanya merobek tiket pun belum kelihatan. Kandang pertama yang menyapa kami adalah kandang burung Flaminggo, itu loh burung yang kalo di film kartun itu jadi tukang Pos. Kandangnya yang cantik, membuat narsisme kami muncul, foto-foto dulu deh depan kandang....
Perjalanan dilanjutkan ke kandang burung Unta, karena masih pagi, si empunya kandang pun masih ngumpet. Menyusuri trotoar, kami dipandu oleh papan nama hewan. Akhirnya ketemu sama yang punya kandang paling besar,....Apa hayo???? hehehe, Gajah. Anak-anak seneng banget bisa lihat gajah dari dekat, walaupun gak bisa megang.




Dari kandang gajah, kami menuju rumah primata Schmutzer. Di sini, kami melihat berbagai spesies primata. Mulai dari monyet kecil yang suka main topeng monyet, sampai gorila yang besar. Anak-anak kelihatan senang dan menikmati, meski kadang takut juga, karena suasananya....ehmm... hutan banget.
Keluar dari Rumah Primata Schmutzer, kami beristirahat sebentar. Karena sudah lelah berjalan kaki, tapi masih ingin berkeliling kandang...akhirnya kami memutuskan untuk naik kereta wisata berkeliling. Harga tiketnya Rp. 6000/org sekali jalan berkeliling kebun binatang.
Puas berkeliling, kami makan siang di taman. Taman ini cukup rimbun dan luas, pas banget buat anak-anak main bola atau sekedar berlari-larian. Jangan kuatir kalo lupa bawa tiker, karena di dalam ataupun di luar bonbin, banyak pedagang yang menawarkan alas duduk dari potongan karung dan kertas tebal yang dijahit dan dilem dengan rapih. Harganya pun gak mahal, hanya Rp. 5000 untuk tiap lembar ukuran 1 m x 1 m. Cukuplah untuk sekedar duduk lesehan dan menaruh bekal makan siang.
Tapi satu kekurangan dari tempat wisata ini adalah toiletnya yang kurang terawat.....jadi kl ada butuh untuk ke toilet, bersiaplah dengan masker dan uang receh yah...


SelengkapnyaWisata liburan Keluarga di Jakarta

Wisata Sejarah, Borobudur

Diposting oleh Fera

Candi ini berada di kota Magelang, sekitar 100 km dari kota Semarang atau kurang lebih 40 km dr kota Yogyakarta. Candi ini merupakan peninggalan dari Dinasti Syailendra, sekitar tahun 800 M. Di dirikan oleh penganut agama Budha Mahayana untuk memuliakan sang Budha, sekaligus berziarah menuntun umat manusia untuk beralih dari kehidupan duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Budha.
Wisata Borobudur ini bukan hanya sebagai liburan keluarga, tetapi juga sebagai wisata sejarah. Khususnya bagi anak-anak yang masih bersekolah,  wisata Borobudur ini merupakan metode pembelajaran yang baik. Anak tidak hanya cuma mendengar keagungan dari maha karya bangsanya saja, tapi juga melihat dan menyetuh sendiri hasil karya budaya bangsanya. Itu memberikan nilai patriotisme tersendiri bagi mereka.


Sebagian besar biro perjalanan wisata Yogyakarta, menyertakan Borobudur sebagai bagian dari paket wisata yang mereka tawarkan. Karena memang jarak yang tidak begitu jauh, kurang lebih menempuh jarak 2 jam perjalanan dari kota Yogyakarta.
Candi ini terletak cukup jauh dari pintu gerbang masuk kawasan wisata, kurang lebih 2 km yang harus di tempuh dengan berjalan kaki. Mendekati Candi, pengunjung diwajibkan mengenakan selembar kain batik yang dilibatkan dipinggang. Ritual ini agaknya baru berlaku setelah kejadian meletusnya gunung Merapi di Yogyakarta tahun 2010 yang lalu, dimana Candi Borobudur pun terkena imbasnya. Selama beberapa waktu, Borobudur terselimuti abu vulkanik dari gunung Merapi.
Memasuki wilayah Candi, kita akan disuguhi pahatan 2672 panel relieff yang jika disusun akan mencapai panjang 6 km. Relief yang terpahat dibagi menjadi 4 cerita, yaitu karmawibangga,lalita wistara, jataka dan awadana, serta gandawyuda. Selain menceritakan perjalanan hidup sang Budha berserta ajarannya, relief ini juga bercerita tentang kemajuan peradaban masyarakat Jawa pada masa itu.


Di dalam kawasan wisata Borobudur juga terdapat Musium Samudra Raksa yang berisi tentang perjalanan Kapal Laut Samudra Raksa mengarungi The Cinnamon Route, dari Jawa hingga benua Afrika, yang terinspirasi oleh cerita dalam relief di Candi Borobudur bahwasannya nenek moyang bangsa kita adalah pelaut yang ulung.
Ada juga musium yang menyimpan pecahan dari stupa dan benda-benda bersejarah lainnya yang berkaitan dengan Candi Borobudur.







SelengkapnyaWisata Sejarah, Borobudur

Wisata ke Solo

Diposting oleh Fera on Rabu, 01 Februari 2012

Salah satu objek wisata di Solo, adalah Musium Purbakala Sangiran yang terletak 18 km sebelah utara kota Solo. Musium ini dibangun menempel pada sebuah bukit dan memutar sampai ke puncaknya. Ruang pameran pertama berada dalam sebuah gua yang dibangun berdinding beton dan berisi gambar-gambar awal mula terbentuknya bumi, fosil gigi manusia purba dan tulang-tulang dari hewan purba. Ada pula diorama tentang evolusi manusia dan diorama aktivitas manusia purba.





Kota Solo juga terkenal dengan wisata belanja Batik yang pusatnya ada di Pasar Klewer. Pasar ini merupakan pusat grosir batik yang amat legendaris. Di pasar ini dapat dijumpai berbagai jenis dan model batik dengan harga yang beragam pula. Dari yang seharga belasan ribu, hingga yang berjuta-juta rupiah. Kalau pergi ke Solo, tapi tidak mampir ke pasar ini, agaknya liburan masih kurang lengkap.





Solo juga terkenal dengan wisata kulinernya yang khas, salah satunya adalah gudeg. Ya, di Solo pun ada gudeg sepertihalnya di Yogyakarta. Hanya saja gudeg Solo memiliki rasa yang lebih gurih dari pada gudeg Yogya yang terkenal dengan rasa manisnya. Kreceknya pun lebih pedas dibanding gudeg Yogya.



Biasanya warung-warung gudeg ini buka dari jam 2 dini hari, tapi jangan salah....meski mungkin sebagian orang masih terlelap tidur, sebagian lagi rela antri di warung gudeg.
Wisata kuliner lain yang memiliki cita rasa khas adalah serabi Solo. Bentuknya hampir sama dengan serabi Bandung, hanya saja serabi Solo memiliki bagian yang krispi, kl di Jakarta...mungkin seperti kue Ape yang sering di jajakan di sekolah-sekolah.
Yang paling terkenal adalah serabi Solo Notokusuman, yang mempunyai dua jenis rasa polos dan berisi. Untuk yang polos, serabi disajikan tanpa penambahan rasa pada bagian tengahnya. Sedang yang berisi, dibagian tengahnya ditambahkan coklat, keju atau aneka buah.



Jangan ragu menghabiskan liburan keluarga di Solo, karena semua ada di sini. Mulai dari wisata sejarah, wisata belanja sampai wisata kulinerpun ada.
SelengkapnyaWisata ke Solo

Wisata Bandung Utara

Diposting oleh Fera on Selasa, 31 Januari 2012


Kawah Gunung Tangkuban Perahu
    Wisata Bandung Utara yang paling terkenal adalah wisata gunung Tangkuban Perahu. Kawasan wisata ini ada kaitannya dengan dongeng yang terkenal di daerah ini, yaitu dongeng Sangkuriang dan Dayang Sumbi. Terletak di 20 km Bandung utara dan di ketinggian kurang lebih 2080 m di atas permukaan laut. Daerah ini terkenal dengan hawa pegunungannya yang sejuk dan dikelilingi oleh hutan pinus yang tebal. Selain Tangkuban Perahu, objek wisata lainnya adalah Maribaya, yang menawarkan pesona alam Curug Ciomas, yaitu air terjun yang memiliki ketinggian 25 m. Dari curug ini, pengunjung dapat melintasi hutan pinus menuju Taman hutan Ir. H. Juanda atau menuju ke daerah arcamanik.

Taman Bunga Cihideung
    Wisata keluarga lain yang berada di Bandung Utara adalah, wisata taman bunga Cihideung. Di kebun bunga ini banyak terdapat berbagai macam bunga yang menjadi khas daerah dataran tinggi. Kawasan perkebunan ini terletak di kecamatan Parongpong.

    Pembangunan jalan tol Cipularang agaknya berdampak positif bagi perkembangan pariwisata di Bandung. Jarak tempuh yang begitu singkat dari Jakarta, membuat banyak orang menjadikan Bandung sebagai tujuan wisata liburan keluarga di hari-hari long weekend.

    Selain pemandangan alamnya yang sejuk, Bandung juga terkenal sebagai tujuan wisata belanja dan wisata kuliner. Banyak produk baik berbentuk barang ataupun kuliner berasal dari daerah ini. Misalnya saja Jilbab, banyak branded jilbab yang lahir dari kota ini sejalan dengan perkembangan mode yang juga banyak diikuti oleh para anak muda di Bandung. Ataupun kuliner seperti mie koclok, bronies amanda, kartika sari ataupun yang sekarang sedang booming, kripik super pedas mak ichih dan si teteh.

    Khusus daerah Bandung utara, yang memiliki hawa sejuk pegunungan, di daerah ini banyak dijumpai penginapan-penginapan yang dapat disewa dengan harga yang variatif sesuai dengan fasilitas yang ditawarkan.
Jadi, anda yang sedang mencari alternatif liburan yang bernuansa alam pegunungan, boleh mencoba objek wisata yang ada di daerah Bandung Utara ini. Dijamin, usai liburan, anda akan merasa lebih fresh dan siap melanjutkan aktivitas anda.



SelengkapnyaWisata Bandung Utara

Wisata Pacitan

Diposting oleh Fera

Air Terjun Pantai Klayar
 Wisata Pacitan di daerah Pacitan, memberikan pengalaman tersendiri. Di daerah ini banyak yang dapat kita kunjungi sebagai tujuan wisata. Objek wisata di kawasan ini, banyak yang masih belum terjamah oleh perhatian pemerintah, sehingga untuk mencapainya pun, kita banyak menemui berbagai halangan, seperti jalan yang sempit, rusak, dan tikungan-tikungan tajam yang masih asli dan belum diperbagus oleh pemerintah setempat.





Pantai Klayar
    Salah satunya adalah Pantai Klayar, yaitu pantai yang masih memiliki pemandangan alam yang sangat eksotik. Pantai ini terletak 45 km dari kota Pacitan dan dapat ditempuh dengan mobil ataupun motor. Hanya saja, untuk menuju pantai ini diperlukan ekstra kehati-hatian karena jalan menuju objek wisata ini amat menguji adrenalin pengunjung.
Pantai ini hanya terlihat ramai pengunjung pada saat liburan saja, selebihnya sepi. Paling hanya terlihat beberapa nelayan saja yang sedang memancing ikan di laut. Pantai ini terlihat begitu eksotik jika dilihat dari atas bukit di sebelah kanan.


     Puas dengan pemandangan landscape yang begitu indah, kita dapat menyusuri pasir putih di sepanjang pantai. Berjalan ke arah timur, kita akan menemukan sebuah sungai yang mengalir membelah pantai utuk kemudian kembali menyatu lagi di laut. Menyebrangi sungai ini memberi pengalaman yang unik dan menyenangkan. Kedalaman air di sungai ini beragam, ada yang dangkal, ada juga yang sampai sepaha orang dewasa. Tidak jauh dari sungai ini, ada juga sungai lain yang tak kalah indah....arus airnya tenang dengan dasar air yang berwarna hitam dan sedikit membawa pasir putih dari pantai. Sehingga memukau mata yang melihatnya.

    Di ujung timur pantai ini ada sebuah laguna yang diapit oleh dua batu karang yag membuat wisatawan betah berlama-lama memandangi deburan ombak yang memecahnya. Di kawasan itu juga, terdapat sebuah fenomena alam yang amat langka, ada sebuah celah di batu karang ini yang ketika ombak menghantamnya dengan keras, sebagian air laut masuk ke celah itu. Kemudian keluar lagi dan mengeluarkan bunyi, seperti sebuah siulan. Masyarakat memberikan nama celah batu itu sebagai seruling laut.

    Ada beberapa lagi objek wisata dalam negri di daerah Pacitan ini, di lain kesempatan akan saya ulas lagi deh, untuk memberikan informasi yang menarik untuk liburan keluarga.






SelengkapnyaWisata Pacitan

Pulau Tidung,alternatif liburan di Jakarta.

Diposting oleh Fera

Pulau ini terletak di gugusan Kepulauan seribu, Jakarta. Pulau ini dapat dicapai dengan menggunakan feri yang berangkat dari dermaga Muara Angke, Jakarta Utara dengan jadwal pemberangkatan feri jam 7.15 WIB dan daya angkut sekitar 100 org/ kapal feri. Setiap orang dikenakan biaya Rp. 33.000 sekali jalan. Dan memakan waktu 2 jam perjalanan, jika cuaca dalam keadaan baik.
Pulau ini terdiri atas dua, yaitu Pulau tidung kecil dan pulau Tidung Besar. Pulau Tidung kecil tidah berpenghuni, sedangkan pulau Tidung Besar berpenghuni kurang lebih 4000 jiwa.
Pulau Tidung ini disebut juga Pulau maladewanya Indonesia, pulau di lautan Hindia, barat daya Srilanka yang memiliki pemandangan alam yang sangat indah, sampai kedalaman 50 m, lautnya masih dangkal dan jernih berwarna hijau kebiruan dan beratapkan langit yang cerah.


Pada Musim liburan, banyak Travel agen yang memberikan promo liburan ke pulau ini. Harganya pun variatif, biasanya semakin banyak orang yang ikut, harga semakin murah. Harga paket pun tergantung ari penginapan yang dipilih. Semakin lengkap fasilitas yang dipilih, harga juga semakin mengikuti.
Untuk penginapan dengan fasilitas satu kamar tidur dua double bed,televisi, kulkas dan air minum gratis, dipatok dengan harga Rp. 250.000/malam. Atau mau yang lebih murah??? Ada, penginapan yang memanfaatkan perumahan penduduk, biasanya sewa kamar dipatok sekitar Rp. 75.000 s/d Rp. 100.000/mlmnya.
Untuk Paket Wisata paket wisata yang ditawarkan travel Agen, biasanya termasuk penginapan, kegiatan wisata, dan makan selama Berlibur di sana. Itupun harganya variatif menyesuaikan fasilitas yang dipilih dan jumlah orang dalam rombongan. Biasanya, semakin banyak orang yang ikut serta dalam sebuah rombongan, maka harga pun semakin murah. Ada juga Agen travel travel agen yang menawarkan promo Liburan untuk pelajar dengan harga yang relatif terjangkau.

Untuk urusan makan, menu yang disiapkan biasanya berbahan dasar ikan laut dan semua masakan yang berbau sea food. Harga yang ditawarkan pun relatif murah sekitar Rp. 15.000/ org untuk sekali makan dengan menu lengkap, nasi, sayur, cumi balado dan ikan goreng. Harga yang relatif bersahabat, bukan??




Adapun kegiatan wisata yang menarik di pulau Tidung ini adalah bersepeda menyusuri Pulau tidung besar pulau Tidung Besar menuju pulau Tidung kecil yang tak berpenghuni. Untuk dapat mencapai pulau Tidung kecil, kita dapat menyewa sepeda yang banyak ditawarkan oleh penduduk sekitar, tarifnya sekitar Rp. 10.000/sepeda. Tapi sepeda yang ditawarkan di sini sebagian besar sudah merupakan sepeda tua, jadi berhati-hatilah ketika menggunakannya.
Dari Pulau Tidung Besar ke Pulau Tidung kecil ini dihubungkan oleh sebuah jembatan papan yang juga sudah tua, hingga ketika kita melintasinya, diperlukan ekstra kehati-hatian. Tapi, disepanjang jalan jembatan ini, kita akan disuguhi keindahan alam bawah laut yang eksotis. Laut dangkalnya yang jernih berwarna hijau kebiru-biruan di bawah naungan langit yang cerah.
Di Pulau ini juga kita bisa menyewa peralatan snorkeling, seharga Rp. 35.000 dan menikmati pemandangan bawah laut yang juga tak kalah indahnya.



SelengkapnyaPulau Tidung,alternatif liburan di Jakarta.

Wisata Pulau Lombok

Diposting oleh Fera on Selasa, 24 Januari 2012

    Wisata Bulan Madu di Lombok Keindahan pemandangan alam Pulau Lombok, saat ini tengah menjadi primadona baru pagi para pencinta travel. Selain keindahan alam, budaya masyarakat Saksak juga menjadi daya tarik pariwisata tersendiri. Tidak hanya orang yang sedang menghabiskan waktu liburan saja yang berkunjung ke sini. Tetapi Lombok juga merupakan salah satu daerah Wisata yang menjadi favorit bagi para pasangan muda dalam menghabisan waktu berbulan madu Pemandangan Pantai Senggigi yang begitu cantik,memberikan nuansa romantis bagi para pasangan yang berbulan madu. Tidak hanya itu saja, Lombok juga banyak memiliki Gili-gili yang juga tak kalah indahnya.
   

    Pantainya yang bersih, putih dihiasi oleh lautnya yang berwarna biru kehijauan serta pemandangan bawah tanahnya yang masih alami, membuat para wisatawan selalu ingin kembali mengunjungi pulau ini. Keindahan alam bawah lautnya bisa dinikmati dengan diving. Di sini peralatan diving dapat dengan mudah disewa dengan harga yang terjangkau. Selain itu, Lombok juga masih memiliki terumbu karang yang indah dan masih terjaga kelestariannya. Untuk pasangan yang sedang berbulan madu, para travel agen banyak yang menawarkan Paket wisata bulan madu dengan harga yang terjangkau. Tergantung penginapan dan fasilitas yang dipilih. Adapun objek wisata yang ada di pulau Lombok ini adalah Pantai Senggigi, terkenal dengan keindahan alam dan pantainya yang berwarna hijau kebiruan. Selain itu ada beberapa gili atau pulau kecil yang juga menjadi daya tarik wisata, diantaranya Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili air. Di gili-gili ini banyak terdapat penginapan dengan harga terjangkau, sehingga walaupun budget terbatas, masih bisa menikmati bulan madu yang romantis di sini. Untuk pencita Snorkeling dan diving, Gili Trawangan adalah syurganya karena keindahan alam bawah lautnya yang begitu indah dan kaya dengan habitat laut yang masih terlindungi dari kepunahan. Selain itu fasilitas yang mendukung kedua kegiatan itupun dapat dengan mudah di sewa di sana dengan harga yang relatif terjangkau.
Diving yang menyenangkan
Pantai senggigi
Pantai Senggigi   
SelengkapnyaWisata Pulau Lombok

Dataran Tinggi Dieng

Diposting oleh Fera on Kamis, 19 Januari 2012

    Dataran Tinggi Dieng Objek  Wisata Dieng ini berada di perbatasan kabupaten Wonosobo dan kabupaten Banjar negara. Terletak di sebelah barat Gunung Sindoro dan gunung Sumbing. Kira-kira 2000 m diatas permukaan laut, memiliki suhu udara kurang lebih 15’—20’ C di siang hari, sedangkan di malam hari suhu udara mencapai 10’C. Seperti halnya dataran tinggi tengger, dataran tinggi Dieng tergolong dataran vulkanik aktif dengan aktifitas vulkanik dibawah permukaan. Di dataran tinggi ini banyak ditemukan kawah-kawah yang merupakan sumber letupan gas dan uap gas, serta material vulkanik lainnya. Kata Dieng, berasal dari bahasa Kawi, “Di” yang berarti tempat dan “Hyang” yang berarti Dewa atau Leluhur. Jadi secara bahasa, Dieng berarti suatu tempat di puncak gunung yang merupakan tempat bersemayamnya para dewa. Adapun objek wisata yang menjadi favorit adalah;



1. Kawah Sikidang,  
Kawah ini adalah salah satu kawah yang ada di dataran tinggi Dieng, selain kawah Sileri, Kawah Si Banteng dan Kawah Candradimuka. Kawah ini memiliki keunikan, yaitu memiliki banyak lubang gas yang menyemburkan gas secara bergantian dari satu lubang ke lubang lainnya, meskipun jarak antar lubang berjauhan. Penduduk menyebut aktifitas ini seperti larinya seekor kijang, sehingga disebutnya kawah Sikidang. 


kompleks Candi Arjuna Sesuai dengan namanya, yang merupakan tempat bersemayamnya para dewa, di kawasan ini banyak terdapat candi-candi peninggalan agama Hindu dari abad ke VII- tahun 809 M. Diantaranya yaitu, Candi Gathotkaca, Candi Semar, Candi Sembadra, Candi Bima, Candi Arjuna, Candi Setyaki, Candi Gangsiran Aswatama, dan Candi Dwarawati. Candi-candi tersebut merupakan bukti sejarah kemajuan arsitektur Hindu. 

3. Telaga Warna. 
Sesuai dengan namanya, telaga ini memiliki warna yang indah yang dihasilkan dari perpaduan sulfur dan material vulkanik lainnya. Sehingga berwarna kuning kehijauan. Dan dikelilingi oleh pohon pinus, membuat pemandangan alam telaga warna semakin menarik untuk dikunjungi ketika wisata keluarga. Telaga warna ini terletak berdampingan dengan telaga Merdada dan telaga Pangilon.
Telaga Warna.
SelengkapnyaDataran Tinggi Dieng

Jogja and me

Diposting oleh Fera

    Jogja, kota kedua setelah Bekasi buat saya. Padahal saya lahir dan besar di Jakarta, di Jogja cuma 6 tahun waktu kuliah dulu, tapi nuansa dan kehangatan kota itu membuat saya selalu merindukan setiap sudutnya.
Tempat pertama yang sangat akrab dengan saya adalah kampus Sastra UGM. Jaman saya kuliah, sastra bener-bener "ndeso"....dari gedung sampai manusia yang ada di dalamnya full of kesederhanaan, hehehe kalo gak bisa dibilang kere...Tapi saat ini mungkin sudah banyak peremajaan di sana sini sejalan dengan perkembangan.

    Tempat kedua yang akrab dengan saya adalah Malioboro, jantungnya Jogja. Semua tumplek di sini, Wisata belanja, wisata kuliner dan wisata budaya.


    Kalo mau belanja-belanja di Malioboro, persiapkan fisik yang kuat untuk napak tilas dari ujung perbatasan stasiun sampai perbatasan kantor pos. Tips berbelanja, kalo bisa menawarlah dengan bahasa jawa. Karena gak jarang harga di Malioboro ini langsung digetok harga tinggi. Untuk barang dengan kualitas baik, jahitan rapih, gak cepet sobek...mending beli di butik batik yang tersebar di kawasan ini. Atau bisa juga minta diantar para tukang becak yang mangkal, biasanya sih...tanpa perlu kita minta, mereka pasti menawarkan kepada kita mengantarkan ke tempat oleh-oleh, beli bakpia patuk, kripik ceker, dan teman-temannya. Dan biasanya juga sejalan dengan kios-kios dagadu dan batik.

    Ada cerita lucu waktu liburan ke jogja beberapa waktu lalu, seorang teman membeli kaos dagadu dari sebuah kios di bilangan Prawirotaman, dia bilang "eh, di kios itu murah loh...masak cuma 25 rb...!" Temannya pun tertarik nimbrung dan mengambil kaos yang dibilang murah itu..."masak sih?? aku beli 45 rb loh...! coba sini lihat...!" keduanya sama-sama memperhatikan kedua kaos yang berlabel sama dari dua kios yang berbeda..." Oooh, aku tau..kenapa punya kamu lebih murah.....karena gak ada tanda tangannya!!!"
xixixi, padahal dua kaos itu sama aja....dagadu Kw, kl saya menyebutnya. Karena Dagadu asli cuma ada di Lantai Dasar Mall dan outlet resminya di Pakuningratan, dan sekarang juga ada di mall Ambasador. Selain tiga outlet itu, yah...Dagadu Kw....ada harga, ada rupa. Kl murah, yah...gak dapet tanda tangan....xixixi Bapkpia pathuk pun jadi oleh2 wajib ketika liburan ke Jogja. Sebenarnya, Bakpia buat saya....sama juga, ada harga ada kualitas. Kl yang enak, seperti bakpia 75, bu sri, atau 125....memang cukup merogoh kantong, tapi PUAS....enaknya nendang! Yang medium cost sih, Bakpia 125. tapi sepertinya di kawasan Malioboro jarang dijumpai. Saya biasa membelinya langsung di outletnya di....hehehe saya lupa nama jalannya...

    Begitupun dengan batik, batik yang dijual di emperan mailoboro biasanya murah meriah, cocoklah untuk oleh-oleh. Tapi kl mau cari batik dengan kualitas bagus, mending langsung aja ke Mirota Batik yang letaknya tepat di depan pasar Bringharjo. Dijamin Puas dengan harga dan kualitasnya.

    Di Mirota Batik, kita juga bisa pilih pernak pernik unik untuk oleh2. Dari permen jahe, serbat, lulur, minyak kemiri dll....sampai mainan anak2 yang tradisional banget seperti gangsing bambu.
Lapar??? Jangan kuatir, di sini tumplek semua jenis jajanan. Gudeg, minta anter aja ke Wijilan...di sana ada gudeg Yu Djum yang terkenal dan memang enak....harga, variatif sesuai lauk yang dipilih. Tapi sebenarnya saya tidak terlalu menguasai tempat makan enak yang mihil...kalo yang murmer kelas mahasiswa, saya tau banget....
next time saya ceritain lagi deh yang seru dari Jogja...


.
SelengkapnyaJogja and me

Eksotisnya Wisata Alam Kawah Putih

Diposting oleh Fera

    Terletak di kawasan Bandung selatan, dikelilingi perkebunan teh dan strawberry, Wisata Kawah Putih ini menjadi salah satu tujuan Wisata ketika berlibur di Bandung. Hawa pegunungan yang dingin dan segar membuat tempat ini selalu ramai dikunjungi pada saat liburan.

    Tempat ini berada di kawasan Ciwidey, terkenal dengan suasananya yang tenang, anggun, tapi menghanyutkan. Membuat setiap yang berkunjung ke sana, merasakan kedamaian alam.
Tempat ini juga terkenal dengan cerita mistiknya, bahwasannya yang datang ke kawah ini banyak yang meregang nyawa, pulang tinggal nama. Padahal ada teori ilmiah yang menjelaskan mengapa banyak yang meregang nyawa di sini, itu semua dikarenakan kandungan fumarol belerang yang begitu kuat di kawah putih ini.


    Selain itu, kawah Putih Gunung Patuha ini terlihat begitu tegar dan begitu eksotis, sehingga banyak melahirkan gambar-gambar yang bernilai seni tinggi lewat jepretan para fotografer.
Keindahan Alamnya, bak Syurga yang menitis ke bumi. Tapi berhati-hatilah disaat musim penghujan tiba, kandungan fumarol belerang yang pekat mampu membuat paru-paru kita kehilangan dayanya.
Secangkir bandrek yang banyak dijual dipinggir jalan di kawasan wisata ini, agaknya cukup untuk menetralisir hawa dingin pegunungan.

    Kawasan Wisata ini ada di ketinggian sekitar 2300 m di atas permukaan laut. Untuk mencapai kawasan wisata ini, kita harus melalui jalanan berliku yang dikelilingi hutan lindung dan jurang. Jalan masuk kesana hanya bisa dilalui satu mobil saja dan medannya pun menanjak, penuh tantangan kehati-hatian, karena tidak jarang kecelakaan terjadi di daerah ini.
Tapi semua perjuangan ini terbalas dengan keindahan danau lumpur belerang yang berwarna kehijauan, hembusan angin pegunungan  dan keindahan ranting-ranting kering dari pepohonan yang tumbuh disekitar kawah.

    Setelah puas menikmati keindahan kawah putih, kita dapat menikmati kehangatan kolam air panas alami Ciwalini. Selain itu memetik strawberry sendiri langsung dari pohonnya di perkebunan sepanjang jalan, akan menjadi pengalaman yang mengasyikan untuk anak-anak.

    Oya, jangan lupa mampir ke Ranca Upas, yang merupakan bumi perkemahan sekaligus tempat penakaran rusa. Anak-anak pasti senang mendapat kesempatan melihat rusa dari dekat.
Biasanya Travel agen agen membuat paket wisata Ciwidey meliputi kunjungan ke Kawah Putih Gunung Patuha, Danau Situ Pategang, mandi di kolan air panas dan paket memetik strawberry langsung dari kebun strawberry yang tersebar di sepanjang jalan menuju Kawah Putih.


SelengkapnyaEksotisnya Wisata Alam Kawah Putih