Tampilkan postingan dengan label liburan di jogja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liburan di jogja. Tampilkan semua postingan

Wisata Sejarah, Borobudur

Diposting oleh Fera on Kamis, 02 Februari 2012

Candi ini berada di kota Magelang, sekitar 100 km dari kota Semarang atau kurang lebih 40 km dr kota Yogyakarta. Candi ini merupakan peninggalan dari Dinasti Syailendra, sekitar tahun 800 M. Di dirikan oleh penganut agama Budha Mahayana untuk memuliakan sang Budha, sekaligus berziarah menuntun umat manusia untuk beralih dari kehidupan duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Budha.
Wisata Borobudur ini bukan hanya sebagai liburan keluarga, tetapi juga sebagai wisata sejarah. Khususnya bagi anak-anak yang masih bersekolah,  wisata Borobudur ini merupakan metode pembelajaran yang baik. Anak tidak hanya cuma mendengar keagungan dari maha karya bangsanya saja, tapi juga melihat dan menyetuh sendiri hasil karya budaya bangsanya. Itu memberikan nilai patriotisme tersendiri bagi mereka.


Sebagian besar biro perjalanan wisata Yogyakarta, menyertakan Borobudur sebagai bagian dari paket wisata yang mereka tawarkan. Karena memang jarak yang tidak begitu jauh, kurang lebih menempuh jarak 2 jam perjalanan dari kota Yogyakarta.
Candi ini terletak cukup jauh dari pintu gerbang masuk kawasan wisata, kurang lebih 2 km yang harus di tempuh dengan berjalan kaki. Mendekati Candi, pengunjung diwajibkan mengenakan selembar kain batik yang dilibatkan dipinggang. Ritual ini agaknya baru berlaku setelah kejadian meletusnya gunung Merapi di Yogyakarta tahun 2010 yang lalu, dimana Candi Borobudur pun terkena imbasnya. Selama beberapa waktu, Borobudur terselimuti abu vulkanik dari gunung Merapi.
Memasuki wilayah Candi, kita akan disuguhi pahatan 2672 panel relieff yang jika disusun akan mencapai panjang 6 km. Relief yang terpahat dibagi menjadi 4 cerita, yaitu karmawibangga,lalita wistara, jataka dan awadana, serta gandawyuda. Selain menceritakan perjalanan hidup sang Budha berserta ajarannya, relief ini juga bercerita tentang kemajuan peradaban masyarakat Jawa pada masa itu.


Di dalam kawasan wisata Borobudur juga terdapat Musium Samudra Raksa yang berisi tentang perjalanan Kapal Laut Samudra Raksa mengarungi The Cinnamon Route, dari Jawa hingga benua Afrika, yang terinspirasi oleh cerita dalam relief di Candi Borobudur bahwasannya nenek moyang bangsa kita adalah pelaut yang ulung.
Ada juga musium yang menyimpan pecahan dari stupa dan benda-benda bersejarah lainnya yang berkaitan dengan Candi Borobudur.







SelengkapnyaWisata Sejarah, Borobudur

Wisata ke Solo

Diposting oleh Fera on Rabu, 01 Februari 2012

Salah satu objek wisata di Solo, adalah Musium Purbakala Sangiran yang terletak 18 km sebelah utara kota Solo. Musium ini dibangun menempel pada sebuah bukit dan memutar sampai ke puncaknya. Ruang pameran pertama berada dalam sebuah gua yang dibangun berdinding beton dan berisi gambar-gambar awal mula terbentuknya bumi, fosil gigi manusia purba dan tulang-tulang dari hewan purba. Ada pula diorama tentang evolusi manusia dan diorama aktivitas manusia purba.





Kota Solo juga terkenal dengan wisata belanja Batik yang pusatnya ada di Pasar Klewer. Pasar ini merupakan pusat grosir batik yang amat legendaris. Di pasar ini dapat dijumpai berbagai jenis dan model batik dengan harga yang beragam pula. Dari yang seharga belasan ribu, hingga yang berjuta-juta rupiah. Kalau pergi ke Solo, tapi tidak mampir ke pasar ini, agaknya liburan masih kurang lengkap.





Solo juga terkenal dengan wisata kulinernya yang khas, salah satunya adalah gudeg. Ya, di Solo pun ada gudeg sepertihalnya di Yogyakarta. Hanya saja gudeg Solo memiliki rasa yang lebih gurih dari pada gudeg Yogya yang terkenal dengan rasa manisnya. Kreceknya pun lebih pedas dibanding gudeg Yogya.



Biasanya warung-warung gudeg ini buka dari jam 2 dini hari, tapi jangan salah....meski mungkin sebagian orang masih terlelap tidur, sebagian lagi rela antri di warung gudeg.
Wisata kuliner lain yang memiliki cita rasa khas adalah serabi Solo. Bentuknya hampir sama dengan serabi Bandung, hanya saja serabi Solo memiliki bagian yang krispi, kl di Jakarta...mungkin seperti kue Ape yang sering di jajakan di sekolah-sekolah.
Yang paling terkenal adalah serabi Solo Notokusuman, yang mempunyai dua jenis rasa polos dan berisi. Untuk yang polos, serabi disajikan tanpa penambahan rasa pada bagian tengahnya. Sedang yang berisi, dibagian tengahnya ditambahkan coklat, keju atau aneka buah.



Jangan ragu menghabiskan liburan keluarga di Solo, karena semua ada di sini. Mulai dari wisata sejarah, wisata belanja sampai wisata kulinerpun ada.
SelengkapnyaWisata ke Solo

Jogja and me

Diposting oleh Fera on Kamis, 19 Januari 2012

    Jogja, kota kedua setelah Bekasi buat saya. Padahal saya lahir dan besar di Jakarta, di Jogja cuma 6 tahun waktu kuliah dulu, tapi nuansa dan kehangatan kota itu membuat saya selalu merindukan setiap sudutnya.
Tempat pertama yang sangat akrab dengan saya adalah kampus Sastra UGM. Jaman saya kuliah, sastra bener-bener "ndeso"....dari gedung sampai manusia yang ada di dalamnya full of kesederhanaan, hehehe kalo gak bisa dibilang kere...Tapi saat ini mungkin sudah banyak peremajaan di sana sini sejalan dengan perkembangan.

    Tempat kedua yang akrab dengan saya adalah Malioboro, jantungnya Jogja. Semua tumplek di sini, Wisata belanja, wisata kuliner dan wisata budaya.


    Kalo mau belanja-belanja di Malioboro, persiapkan fisik yang kuat untuk napak tilas dari ujung perbatasan stasiun sampai perbatasan kantor pos. Tips berbelanja, kalo bisa menawarlah dengan bahasa jawa. Karena gak jarang harga di Malioboro ini langsung digetok harga tinggi. Untuk barang dengan kualitas baik, jahitan rapih, gak cepet sobek...mending beli di butik batik yang tersebar di kawasan ini. Atau bisa juga minta diantar para tukang becak yang mangkal, biasanya sih...tanpa perlu kita minta, mereka pasti menawarkan kepada kita mengantarkan ke tempat oleh-oleh, beli bakpia patuk, kripik ceker, dan teman-temannya. Dan biasanya juga sejalan dengan kios-kios dagadu dan batik.

    Ada cerita lucu waktu liburan ke jogja beberapa waktu lalu, seorang teman membeli kaos dagadu dari sebuah kios di bilangan Prawirotaman, dia bilang "eh, di kios itu murah loh...masak cuma 25 rb...!" Temannya pun tertarik nimbrung dan mengambil kaos yang dibilang murah itu..."masak sih?? aku beli 45 rb loh...! coba sini lihat...!" keduanya sama-sama memperhatikan kedua kaos yang berlabel sama dari dua kios yang berbeda..." Oooh, aku tau..kenapa punya kamu lebih murah.....karena gak ada tanda tangannya!!!"
xixixi, padahal dua kaos itu sama aja....dagadu Kw, kl saya menyebutnya. Karena Dagadu asli cuma ada di Lantai Dasar Mall dan outlet resminya di Pakuningratan, dan sekarang juga ada di mall Ambasador. Selain tiga outlet itu, yah...Dagadu Kw....ada harga, ada rupa. Kl murah, yah...gak dapet tanda tangan....xixixi Bapkpia pathuk pun jadi oleh2 wajib ketika liburan ke Jogja. Sebenarnya, Bakpia buat saya....sama juga, ada harga ada kualitas. Kl yang enak, seperti bakpia 75, bu sri, atau 125....memang cukup merogoh kantong, tapi PUAS....enaknya nendang! Yang medium cost sih, Bakpia 125. tapi sepertinya di kawasan Malioboro jarang dijumpai. Saya biasa membelinya langsung di outletnya di....hehehe saya lupa nama jalannya...

    Begitupun dengan batik, batik yang dijual di emperan mailoboro biasanya murah meriah, cocoklah untuk oleh-oleh. Tapi kl mau cari batik dengan kualitas bagus, mending langsung aja ke Mirota Batik yang letaknya tepat di depan pasar Bringharjo. Dijamin Puas dengan harga dan kualitasnya.

    Di Mirota Batik, kita juga bisa pilih pernak pernik unik untuk oleh2. Dari permen jahe, serbat, lulur, minyak kemiri dll....sampai mainan anak2 yang tradisional banget seperti gangsing bambu.
Lapar??? Jangan kuatir, di sini tumplek semua jenis jajanan. Gudeg, minta anter aja ke Wijilan...di sana ada gudeg Yu Djum yang terkenal dan memang enak....harga, variatif sesuai lauk yang dipilih. Tapi sebenarnya saya tidak terlalu menguasai tempat makan enak yang mihil...kalo yang murmer kelas mahasiswa, saya tau banget....
next time saya ceritain lagi deh yang seru dari Jogja...


.
SelengkapnyaJogja and me

Eksotisnya Wisata Alam Kawah Putih

Diposting oleh Fera

    Terletak di kawasan Bandung selatan, dikelilingi perkebunan teh dan strawberry, Wisata Kawah Putih ini menjadi salah satu tujuan Wisata ketika berlibur di Bandung. Hawa pegunungan yang dingin dan segar membuat tempat ini selalu ramai dikunjungi pada saat liburan.

    Tempat ini berada di kawasan Ciwidey, terkenal dengan suasananya yang tenang, anggun, tapi menghanyutkan. Membuat setiap yang berkunjung ke sana, merasakan kedamaian alam.
Tempat ini juga terkenal dengan cerita mistiknya, bahwasannya yang datang ke kawah ini banyak yang meregang nyawa, pulang tinggal nama. Padahal ada teori ilmiah yang menjelaskan mengapa banyak yang meregang nyawa di sini, itu semua dikarenakan kandungan fumarol belerang yang begitu kuat di kawah putih ini.


    Selain itu, kawah Putih Gunung Patuha ini terlihat begitu tegar dan begitu eksotis, sehingga banyak melahirkan gambar-gambar yang bernilai seni tinggi lewat jepretan para fotografer.
Keindahan Alamnya, bak Syurga yang menitis ke bumi. Tapi berhati-hatilah disaat musim penghujan tiba, kandungan fumarol belerang yang pekat mampu membuat paru-paru kita kehilangan dayanya.
Secangkir bandrek yang banyak dijual dipinggir jalan di kawasan wisata ini, agaknya cukup untuk menetralisir hawa dingin pegunungan.

    Kawasan Wisata ini ada di ketinggian sekitar 2300 m di atas permukaan laut. Untuk mencapai kawasan wisata ini, kita harus melalui jalanan berliku yang dikelilingi hutan lindung dan jurang. Jalan masuk kesana hanya bisa dilalui satu mobil saja dan medannya pun menanjak, penuh tantangan kehati-hatian, karena tidak jarang kecelakaan terjadi di daerah ini.
Tapi semua perjuangan ini terbalas dengan keindahan danau lumpur belerang yang berwarna kehijauan, hembusan angin pegunungan  dan keindahan ranting-ranting kering dari pepohonan yang tumbuh disekitar kawah.

    Setelah puas menikmati keindahan kawah putih, kita dapat menikmati kehangatan kolam air panas alami Ciwalini. Selain itu memetik strawberry sendiri langsung dari pohonnya di perkebunan sepanjang jalan, akan menjadi pengalaman yang mengasyikan untuk anak-anak.

    Oya, jangan lupa mampir ke Ranca Upas, yang merupakan bumi perkemahan sekaligus tempat penakaran rusa. Anak-anak pasti senang mendapat kesempatan melihat rusa dari dekat.
Biasanya Travel agen agen membuat paket wisata Ciwidey meliputi kunjungan ke Kawah Putih Gunung Patuha, Danau Situ Pategang, mandi di kolan air panas dan paket memetik strawberry langsung dari kebun strawberry yang tersebar di sepanjang jalan menuju Kawah Putih.


SelengkapnyaEksotisnya Wisata Alam Kawah Putih

Jogjakarta, never ending story of holiday...

Diposting oleh Fera on Senin, 16 Januari 2012

Pulang ke kotamu,....ada setangkup haru dalam rindu...
Masih seperti dulu, setiap sudut menyapaku bersahaja, penuh selaksa makna...
Agaknya, syair dari lagunya Kla Project ini tepat banget untuk menggambarkan kota kecil ini. Jogjakarta.Kota yang penuh kebersahajaan dan keramahan, paling gak itu yang saya rasakan ketika menghabiskan 6 tahun masa kuliah dulu. Ihiks, buka kartu...kuliahnya kelamaan, 6 tahun. Itu karena saya teramat mencintai Jogjakarta, jadinya gimana gitu....hehehe.
Untuk wisata alam, ada beberapa tempat yang bisa jadi pilihan liburan keluarga. Misalnya, wisata pantai. Pantai yang terkenal di Jogjakarta adalah Pantai Parang Tritis yang terkenal juga dengan kleniknya, Kanjeng Ratu Roro Kidul. Ada juga Pantai Baron yang juga menawarkan keindahan alam dan masih lebih bersih dibanding pantai Parang Tritis. Di Pantai Baron, kita masih bisa berenang di bibir pantai, karena ada sebuah muara kecil tempat pertemuan antara sungai dan laut. Kalau sedang tidak pasang, biasanya banyak pengunjung yang berenang di daerah pertemuan sungai dan laut ini. Tapi kalau sedang pasang....biasanya petugas melarang pengunjung untuk berenang, dikarenakan gelombang ombaknya yang begitu besar dan sangat berbahaya.
Untuk bisa menuju pantai ini pun jalan yang ditempuh amat menantang. Dari kota jogja menuju pantai Baron diperlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Jalannya pun berliku, naik turun gunung dan lembah. Karena memang lokasinya melewati daerah gunung kidul yang letak dan jalannya berliku-liku dan naik turun.
Masuk Gerbang Pantai, kita akan dikenakan retribusi tiket sebesar Rp. 4000/orang. Setelah itu kita akan dihadapkan pada pertigaan jalan yang menunjukan jalan menuju pantai Kukup, pantai Drini, dan pantai Baron. Pantai Drini memiliki pemandangan yang indah, namun sangat berbahaya jika ingin berenang di sana. Pantai yang indah dan masih aman untuk renang adalah pantai Baron. Di pantai ini juga banyak kita temui warung-warung yang menyediakan wisata kuliner seafood. Kita bisa memilih sendiri lauk apa yang ingin kita beli, biasanya sudah dalam keadaan matang dan siap makan dalam keadaan hangat. Ada udang goreng tepung, ikan tongkol goreng, peyek undur-undur dan peyek rumput laut. Semua dipatok dengan harga yang terjangkau.
Liburan di jogja belum lengkap kalau belum ke Malioboro. Pusat dan jantungnya wisata belanja di Jogjakarta. Berbagai pernak-pernik oleh-oleh bisa kita temui di sini dengan harga yang variatif sesuai dengan kualitas. Untuk kualitas sedang, kita bisa membelinya di sepanjang jalan Malioboro atau minta diantar saja oleh tukang becak yang biasanya juga tak segan menawarkan jasa untuk mengantarkan ke pusat oleh-oleh dan batik yang tersebar di sekitar kawasan Malioboro.
Malioboro ini selalu ramai dengan wisatawan, terlebih saat musim liburan tiba. Travel agen pun berlomba memberikan promo-promo paket wisata murah. Hotel-hotel full booked sejak sebulan sebelum liburan. Apalagi hotel di kawasan Malioboro dan sekitarnya....kebanyakan sudah dibooked jauh hari sebelum liburan tiba.
Tempat wisata kuliner di Jogja pun beragam, dari yang murah meriah sampai yang mahal lengkap di sini. Di kawasan Kaliurang dekat kampus UII, ada kuliner soto boyolali yang mematok harga Rp. 3000/porsinya. Atau bakmi godog yang ada di sepanjang jalan gedong kuning dengan harga Rp. 7000/porsinya. Mau nyobain gudeg Yu Djum yang terkenal enak??? Ada di kawasan Wijilan, dekat Plengkung Gading, harga variatif sesuai dengan lauk yang dipilih. Karena gudeg ini gudeg kering, gudeg ini pun cocok sekali untuk dijadikan oleh-oleh. Di setiap kemasannya, dilengkapi petunjuk penghangatan gudeg agar gudeg ini bisa tahan untuk beberapa hari.
So, jangan ragu untuk liburan di Jogja yah, walau dengan budget terbatas, masih bisa menikmati liburan juga kok. Kalau ragu-ragu, tanya deh travel agen terdekat, biasanya mereka juga menyiapkan paket liburan yang bisa disesuaikan dengan budget kita.

SelengkapnyaJogjakarta, never ending story of holiday...