Tampilkan postingan dengan label ibadah haji 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibadah haji 2012. Tampilkan semua postingan

Ini Dia Isi Koper Jamaah Haji

Diposting oleh Fera on Kamis, 16 Februari 2012

Ibadah Haji membutuhkan perjalanan waktu yang cukup lama. Mulai dari masuk ke asrama embarkasi, keberangkatan, tiba di tanah suci, serangkaian ibadah utama, ibadah sunah, ziarah, hingga kembali lagi ke tanah air. Ada pun ibadah utama saat menunaikan Ibadah Haji meliputi:



1.Sebelum 8 Zulhijah, umat Islam dari seluruh dunia mulai berdatangan untuk melaksanakan Tawaf Haji di Masjid Al Haram, Makkah.
2.Pada 8 Zulhijah, jamaah haji bermalam di Mina. Pada pagi 8 Zulhijah, semua umat Islam memakai pakaian Ihram (dua lembar kain tanpa jahitan sebagai pakaian haji), kemudian berniat haji, dan membaca bacaan Talbiyah. Jamaah kemudian berangkat menuju Mina, sehingga malam harinya semua jamaah haji harus bermalam di Mina.
3.9 Zulhijah, pagi harinya semua jamaah haji pergi ke Arafah. Kemudian jamaah melaksanakan ibadah Wukuf, yaitu berdiam diri dan berdoa di padang luas ini hingga Maghrib datang. Ketika malam datang, jamaah segera menuju dan bermalam Muzdalifah.
4.10 Zulhijah, setelah pagi di Muzdalifah, jamaah segera menuju Mina untuk melaksanakan ibadah Jumrah Aqabah, yaitu melempar batu sebanyak tujuh kali ke tugu pertama sebagai simbolisasi mengusir setan. Setelah mencukur rambut atau sebagian rambut, jamaah bisa Tawaf Haji (menyelesaikan Haji), atau bermalam di Mina dan melaksanakan jumrah sambungan (Ula dan Wustha).
5.11 Zulhijah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
6.Sebelum pulang ke negara masing-masing, jamaah melaksanakan Thawaf Wada' (thawaf perpisahan).

Inti dari Ibadah Haji hanya dimulai pada 8 zulhijjah hingga 13 zulhijjah, yaitu 6 hari. Ditambah umrah 1 hari, sehingga secara total dibutuhkan 7 hari. Bagi jamaah haji warga Indonesia yang menggunakan paket reguler biasanya membutuhkan total 1 bulan lebih hingga 40 hari. Sedangkan bagi yang menggunakan paket ONH plus kurang lebih hanya 15 hari. Untuk itu jamaah haji harus melengkapi diri dengan peralatan-peralatan pribadi yang mencukupi dari tahan air untuk bertahan selama 15 sampai 40 hari tergantung paket haji yang dipilih. Adapun peralatan dan kebutuhan pribadi yang harus dibawa meliputi:

1.Surat-surat dan dokumen. Dokumen yang harus dibawa antara lain Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA), bukti setor warna biru dan buku kesehatan. Membawa 1 (satu) buah tas koper dan tas tentengan dari Departemen Agama RI dan tas paspor yang diberikan pihak penerbangan.
2.Koper dari Departemen Agama berikut kunci gembok dan sabuk koper, tas tentengan dari Departemen Agama berikut kunci gembok tas, kantong paspor, ransel, dan tas pinggang.
3.Pakaian. Bagi peserta haji laki-laki, yang dibutuhkan antara lain: kain Ihram 2 setel, baju koko, t-shirt berkantong, celana panjang kain putih, kaos panjang seragam DT, kaos kurung, celana kain panjang, celana dalam, kaos kaki, sabuk, sapu tangan, jaket pribadi, syal seragam DT dan jaket seragam kota. Bagi peserta wanita, yang dibutuhkan antara lain: kain Ihram, baju gamis, celana panjang, pakaian dalam dan kaos kaki. Jumlahnya disesuaikan kebutuhan karena toh di sana bisa mencuci dan membeli dengan harga terjangkau.
4.Peralatan mandi. Antara lain body wash atau sabun cair, sikat gigi, pasta gigi, shampo, sabun pencuci muka, cairan kumur, bedak, deodorant, gel atau minyak rambut, krim anti serangga, krim tabir surya, lotion, sprayer untuk menghalau udara panas di wajah, pencukur jenggot, gunting, alat pemotong kuku, handuk mandi, dan handuk kecil. Sebisa mungkin dipilih peralatan mandi dan perawatan tubuh yang tanpa parfum/wewangian/aroma dan tanpa alkohol. Karena dalam kondisi ihram dilarang menggunakan wewangian. Untuk pasta gigi bisa dipilih yang tanpa rasa mint atau bisa juga membersihkan gigi dengan siwak yang bentuknya seperti ranting kayu dengan rasa agak pedas dan bisa dibeli di Mekah atau Madinah.
5.Alas kaki. Berupa sepatu sandal dan sandal jepit.
6.Perlengkapan pelindung. Seperti pengait kaca mata, kaca mata hitam, masker, dan payung lipat.
7.Alat tulis. Meliputi spidol, lakban, buku tulis, pulpen, buku manasik, buku doa, tafsir kecil, dan buku harian jika perlu.
8.Perlengkapan ibadah. Meliputi Al Qur’an, Sajadah standar, sabuk Ihram, dan tasbih.
9.Kantong. Kantong untuksandal, kantong untuk batu, kantong untuk pakian kotor, dan kantong kresek untuk jaga-jaga.
10.Peralatan makan. Berupa piring plastik, gelas plastik, kotak makan plastik, sendok, dan garpu.
11.Peralatan cuci. Sabun pencuci pakaian, tali jemuran, penjepit jemauran, karet gelang, alat cuci kecil.
12.Alat tidur. Sarung bantal, sprei dan selimut.
13.Makanan kering. Seperti abon, dendeng, pop mie, kue kering, kecap, bumbu masak/kaldu instant, dan bumbu pecel.
14.Alat P3K. Obat-obatan sesuai kebutuhan seperti obat flu, sakit kepala, batuk, dan diare. Selain itu juga obat sesuai dengan penyakit yang telah diderita berikut daftar obat, minyak angin, obat gosok, pembalut luka, obat luka, koyo, dan vitamin.
15.Keperluan wanita. Tas wanita, kaos kaki tambahan, pembalut wanita, pelembab bibir, panty liner, tisyu saku, tisyu basah, mukena ¾, celana panjang, tutup tangan, sisir dan cermin.
16.Alat komunikasi. Misalnya telepon seluler atau ipad berikut charger, handsfree, belt case, dan case. Jika mungkin dan perlu.
17.Kamera berikut charger dan case. Jika mungkin dan perlu.
18.Pemutar kaset atau CD mini. Dilengkapi charger, baterai, case dan kabel A/V. Jika mungkin dan perlu.

Semoga daftar perlengkapan pribadi ini bisa berguna bagi para calon jamaah haji. Sehingga jamaah tak perlu kebingungan atas apa yang harus dibawa. Namun bagaimanapun juga jumlahnya harus sesuai dengan kebutuhan dan batas berat maksimal saat naik pesawat terbang. Selamat menunaikan Ibadah Haji!

[rg@2012]

===== ONH Plus, Umrah
SelengkapnyaIni Dia Isi Koper Jamaah Haji

Memilih Jenis Ibadah Haji

Diposting oleh Fera on Sabtu, 11 Februari 2012



Nabi Muhammad SAW memberikan kebebasan kepada pengikutnya untuk memilih jenis ibadah haji yang ingin dilaksanakan.

Terkisah, pada saat beliau sedang menjalankan Ibadah Haji dalam tahun hajjatul wada bersama istri beliau, Aisyah RA dan para sahabat beliau, di antara mereka ada yang berihram untuk haji dan umrah dan ada pula yang berihram untuk haji. Orang yang berihram untuk umrah ber-tahallul ketika telah berada di Baitullah. Sedangkan orang yang berihram untuk haji jika ia mengumpulkan haji dan umrah, maka ia tidak melakukan tahallul sampai dengan selesai dari nahar.

Foto: islamicthems.blogspot.com

Berikut ini adalah jenis-jenis dan pengertian haji yang dimaksud. Semoga bermanfaat.

•Haji ifrad, yang berarti seseorang yang melaksanaan ibadah haji ifrad menyendirikan haji maupun menyendirikan umrah. Dia akan mendahulukan ibadah haji. Jadi ketika mengenakan pakaian ihram di tempat ia bermiqat, orang tersebut berniat melaksanakan ibadah haji terlebih dahulu. Apabila ibadah haji sudah selesai, maka orang tersebut mengenakan ihram kembali untuk melaksanakan umrah.

Dalam pelaksanaannya waktu memakai ihram dari miqad dengan niat haji saja, kemudian tetap dalam keadaan ihram sampai selesai haji pada hari raya kurban. Setelah selesai melaksanakan ibadah haji baru dilanjutkan dengan melaksanakan ibadah umrah.

Seseorang yang melaksanakan haji ifrad tidak diharuskan membayar dam. Dam adalah pengganti ibadah dalam bentuk binatang ternak yang disembelih atau digantikan dengan makanan ataupun puasa. Dam diwajibkan jika jemaah haji melakukan pelanggaran, semisal: melanggar pantangan dan larangan dalam Ihram, meninggalkan perkara-perkara yang wajib dalam ibadat haji atau umrah, mengerjakan Haji Tamattu' atau Haji Qiran menurut syarat-sayaratnya, berlaku Ihsar bagi orang yang berniat Ihram, melanggar Nazar semasa mengerjakan haji, tidak melakukan Wuquf di Arafah, dan meninggalkan Tawaf Wada'.

•Haji tamattu', jemaah yang memilih jenis ibadah haji ini berarti memutuskan untuk bersenang-senang atau bersantai-santai dengan melakukan umrah terlebih dahulu di bulan-bulah haji, lalu selesai umrah bertahallul. Kemudian ia akan mengenakan pakaian ihram lagi untuk melaksanakan ibadah haji, di tahun yang sama.

Tamattu' dapat juga berarti melaksanakan ibadah di dalam bulan-bulan serta di dalam tahun yang sama, tanpa harus pulang ke negeri asal terlebih dahulu. Dalam pelaksanaannya ia memakai ihram dari miqat dengan niat umrah pada musim haji, setelah tahallul, memakai ihram lagi dengan niat haji pada hari Tarawiah (8 Zulhijah). Bagi yang melaksanakan haji Tamattuk diwajibkan membayar dam.

•Haji qiran, mengandung arti bahwa seorang jemaah memilih untuk menggabungkan, menyatukan atau menyekaliguskan berihram untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Haji qiran dilakukan dengan tetap berpakaian ihram sejak miqat makani atau miqat berdasarkan tempat lalu melaksanakan semua rukun dan wajib haji sampai selesai.

Hanya saja haji jenis ini akan memakan waktu lama, sebab melaksanakan haji qiran, berarti melakukan dua thawaf dan dua sa'i. Dengan cara ini segala amalan umrah sudah tercakup dalam amalan haji. Pelaksanaannya yaitu berihram dari miqad dengan niat untuk haji dan umrah sekaligus dan melakukan seluruh amalan haji. Bagi yang melaksanakan haji qiran diwajibkan membayar dam.

•Haji arbain, adalah ibadah haji yang disertai dengan salat fardhu sebanyak 40 kali di Masjid An-Nabawi Madinah tanpa terputus. Ibadah ini seringkali dikerjakan oleh jamaah haji asal Indonesia. Dalam pelaksanaannya, mereka setidak-tidaknya tinggal di Madinah saat haji selama 8 atau 9 hari. Dalam sehari akan menjalankan salat wajib sebanyak 5 kali, sehingga dalam waktu 8 atau 9 hari akan tercukupi lah jumlah 40 kali salat wajib tanpa terputus itu.

Kenapa jemaah haji asal Indonesia memilih mengerjakan haji arbain? Karena sudah datang jauh-jauh dengan perjalanan panjang 10 jam di dalam pesawat, sayang jika hari-hari di Tanah Suci hanya diisi dengan belanja dan jalan-jalan. Apalagi Nabi Muhammad SAW pernah bersabda,” Orang yang shalat di masjidku (Masjid Nabawi) sebanyak 40 kali shalat tidak terlewat satu kali pun, maka telah ditetapkan baginya kebebasan dari neraka, keselamatan dari adzab dan kemunafikan.”

Nah, info ini membuat Anda bertambah wawasan? Bila niat Anda berhaji dan berumroh semakin mantap, silakan untuk tidak sungkan-sungkan mengontak Prima Saidah Travel. Kami menyediakan aneka paket umroh dan haji yang bisa disesuaikan dengan budjet dan waktu Anda. Kontak Farida Ningsih, 021-73888872,021-7372864, dan 0812-98-570855.

[rg@2012]


===== ONH Plus, Umrah
SelengkapnyaMemilih Jenis Ibadah Haji

Ibadah Haji dan Umrah Dibimbing Ustadz Cinta

Diposting oleh Fera on Senin, 30 Januari 2012

 
HAPPY PRIMA Tour Travel selalu memilih pembimbing haji dan umrah yang pas untuk para peserta. Itulah sebabnya, HAPPY PRIMA Tour Travel memilih juga ustadz Cinta alias Restu Sugiharto untuk membimbing peserta ibadah haji dan umrah 2012

Anda belum cukup kenal dengan Ustadz Cinta?

Ustadz Cinta adalah panggilan akrab Ustadz Restu Sugiharto, seorang Da’i nasional, pakar cinta dan perjodohan islami. Menurut catatan di blog yang dia kelola, sampai dengan saat ini lewat tangannya dan atas izin Allah telah berjodoh 1022 orang lebih.

Ustadz Cinta lahir di Klaten 8 Januari 1975. Beliau mempunyai spesialisasi dakwah di bidang cinta, jodoh dan keluarga islami. Wajarlah bila  beliau akrab dipanggil “Ustadz Cinta”.  Dipanggil demikian karena beliau mengemas dakwahnya dengan tafsir cinta.  Sebutan itu mulai populer tahun 2001 saat ustadz aktif menjadi dosen Studi Islam di Universitas Muhammadiyah Magelang. 

Namanya semakin dikenal masyarakat ketika secara rutin menjadi pengasuh rubrik Bedah Buku dan Curhat Cinta pada program “Coffee Break” TVONE sejak Juni 2011 hingga sekarang. Disusul acara televisi lain seperti  menjadi narasumber Kajian Cinta di berbagai televisi nasional dan regional: “Kafe Taklim” TVRI (2011), “Titian Qalbu” TVONE (2008-2010), “Cahaya Iman” INDOSIAR (2006-2008), “Kipas Ramadhan” METRO TV (2008), “Titian Illahi” B CHANNEL (2011), Silaturrahmi” JAKTV (2007-2010), “Tanda Mata Ustadz Cinta” ADITV Jogja (2009).

Sesuai namanya, Ustadz Cinta juga mengelola RJI atau "Rumah Jodoh Indonesia". Lembaga ini adalah sebuah BIRO JODOH MUSLIM nasional dan pusat konseling keluarga (KLINIK KELUARGA).RJI didirikan di Magelang Jawa Tengah pada tanggal 8 januari tahun 2002 oleh Ustadz Muhammad Restu Sugiharto atau yang lebih dikenal dengan "Ustadz Cinta".RJI awalnya bernama "BURU SERGAP JODOH". Lalu berganti nama menjadi RJI pada tahun 2009 agar lebih mudah dikenal.

Untuk konsultasi dan pendaftaran umrah 2012 bareng Ustadz Cinta, silakan hubungi HAPPY PRIMA Tour Travel (Farida Ningsih) di 021-73888872, dan 021-7372864, 0812-98-570855.
[ayb@2012]

===== ONH Plus, Umrah
SelengkapnyaIbadah Haji dan Umrah Dibimbing Ustadz Cinta